KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS DITINJAU DARI SELF-ESTEEM PADA MODEL PBL DENGAN PENDEKATAN STEAM
KHOIRIN NIDA FITRIA, 0401521004 (2023) KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS DITINJAU DARI SELF-ESTEEM PADA MODEL PBL DENGAN PENDEKATAN STEAM. Masters thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.
![]() |
PDF (TESIS)
- Published Version
Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Permasalahan yang terjadi di SMP Duta Aswaja Kudus, sebagian besar siswa kesulitan dalam menyelesaikan soal matematika, hal ini diketahui dari nilai penilaian harian yang banyak di bawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Sejalan dengan itu, hasil tes kemampuan berpikir kreatif matematis pada materi prasyarat bangun ruang sisi datar hasilnya masih rendah. Pembelajaran di kelas akan lebih efektif jika guru tidak hanya memperhatikan aspek kognitif tetapi juga aspek afektif, terutama self-esteem siswa. Siswa yang memiliki self-esteem tinggi memiliki daya tahan stres evaluasi yang rendah dalam menyelesaikan tugas-tugas kreativitas karena dapat membantu mengadopsi strategi untuk menyelesaikan masalah. Sehingga dibutuhkan model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan self-esteem siswa. Salah satu model pembelajaran yang memfasilitasi kemampuan berpikir kreatif siswa dan self-esteem adalah model PBL berpendekatan STEAM. Kreativitas dalam pendidikan STEAM berarti menghasilkan ide dan strategi, yang kritis dalam berpikir sebagai individu. Metode yang digunakan adalah Mix Method jenis Sequential Explanatory Design. Model penelitian campuran sequential explanatory design merupakan desain penelitian mixed methods yang dimana dalam melakukan penelitian dilakukan dalam waktu yang berbeda dan secara berurutan yang diawali dengan penelitian kuantitatif terlebih dahulu, kemudian kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Duta Aswaja Kudus. Pengambilan populasi dan sampel untuk penelitian kuantitatif menggunakan teknik random sampling. Pengambilan sampel untuk penelitian kualitatif menggunakan teknik purposive sampling. siswa kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol yaitu masing-masing sebanyak 35 siswa. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran yang menggunakan model PBL berpendekatan STEAM efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis. Kemampuan berpikir kreatif matematika siswa self-esteem tinggi memenuhi empat indikasi yaitu kelancaran, keluwesan, orisinalitas, dan elaborasi. Siswa dengan self-esteem sedang dapat menggunakan bahasa mereka sendiri dengan cara yang baru dan khas, atau dengan kata lain, kelancaran siswa terpenuho. Namun berbeda dalam hal kemampuan keluwesan, orisinalitas, dan elaborasi. Siswa dengan self-esteem rendah dapat memahami soal, namun empat indikator kelancaran, keluwesan, orisinalitas, dan elaborasi belum terpenuhi. Perlu dikembangkan penelitian serupa dengan subjek penelitian yang lebih banyak sehingga informasi yang didapatkan semakin lengkap untuk memperoleh deskripsi kemampuan berpikir kreatif matematis ditiap kategori self esteem siswa.
Item Type: | Thesis (Masters) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Kemampuan Berpikir Kreatif, PBL, Self-Esteem, STEAM |
Subjects: | L Education > L Education (General) L Education > L Education (General) > learning activity Q Science > QA Mathematics Q Science > QA Mathematics > Mathematics Education |
Fakultas: | Pasca Sarjana > Pendidikan Matematika, S2 |
Depositing User: | TUKP unnes |
Date Deposited: | 24 Dec 2024 02:09 |
Last Modified: | 24 Dec 2024 02:09 |
URI: | http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/66528 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |