Kajian Aspek Teknis, Estetis, dan Simbolis Warna Wayang Kulit Karya Perajin Wayang Desa Tunahan Kabupaten Jepara


Tyas Purbasari , 2450406001 (2011) Kajian Aspek Teknis, Estetis, dan Simbolis Warna Wayang Kulit Karya Perajin Wayang Desa Tunahan Kabupaten Jepara. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Kajian Aspek Teknis, Estetis, dan Simbolis Warna Wayang Kulit Karya Perajin Wayang Desa Tunahan Kabupaten Jepara]
Preview
PDF (Kajian Aspek Teknis, Estetis, dan Simbolis Warna Wayang Kulit Karya Perajin Wayang Desa Tunahan Kabupaten Jepara) - Published Version
Download (18MB) | Preview

Abstract

Wayang merupakan identitas diri orang Jawa serta merupakan ciri khas bangsa Indonesia karena termasuk sebagai salah satu seni tradisi Indonesia. Hal utama yang menarik untuk diketahui tentang bentuk wayang kulit, selain teknik pembuatan dan tatahan wayang yang begitu rumit adalah tentang pewarnaannya. Pewarnaan dalam wayang merupakan faktor yang terpenting dan utama. Hal ini dikarenakan dalam warna wayang, terdapat jiwa dari tokoh wayang tersebut, seperti yang dikerjakan oleh perajin wayang desa Tunahan kabupaten Jepara. Penelitian ini berawal dari permasalahan, (1) bagaimana teknik dan proses pewarnaan wayang kulit purwa, khususnya yang dikerjakan oleh perajin wayang di desa Tunahan Kabupaten Jepara (2) bagaimana aspek estetis dan simbolis warna wayang kulit purwa di desa Tunahan Kabupaten Jepara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan teknik, nilai estetis dan simbolis yang terdapat pada warna wayang kulit perajin wayang desa Tunahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sasaran penelitian adalah wayang kulit yang dikerjakan oleh perajin wayang desa Tunahan kabupaten Jepara. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, dan studi dokumen. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa teknik pewarnaan di desa Tunahan menggunakan alat dan bahan yang sederhana dan mudah didapatkan, yakni menggunakan cat tembok merek paragon yang dapat dicampurkan untuk menghasilkan warna-warna yang diinginkan. Nilai estetis warna terdapat pada penggunaan keseluruhan warna yang dipadukan. Terkadang ada beberapa tokoh yang menggunakan warna bertumbukan. Perajin desa Tunahan sepertinya lebih menekankan pewarnaan pada selera perajin ketika proses mewarna, daripada mengikuti pedoman pewarnaan yang sudah ada. Makna simbolis yang ada pada pewarnaan wayang kulit purwa terdapat pada pewarnaan muka dan badan.Terkadang pewarnaan yang sama pada muka wayang karya perajin desa Tunahan memiliki arti simbolis yang berbeda, karena dalam hal ini lebih disesuaikan pada karakter yang ingin digambarkan pada tiap tokoh wayangnya. Saran penulis yakni untuk menindaklanjuti dan mengggunakan hasil penelitian ini sebagai informasi guna menambah pengetahuan dan sebagai sumber pengembang ilmu pengetahuan dan sebagai acuan untuk penelitian lebih lanjut.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Teknis, estetis, simbolis, warna wayang kulit.
Subjects: N Fine Arts > NC Drawing Design Illustration
T Technology > TX Home economics
Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Rupa (S1)
Depositing User: budi Budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 04 Oct 2011 08:13
Last Modified: 25 Apr 2015 05:53
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/5300

Actions (login required)

View Item View Item