Tokoh dan Penokohan dalam Novel Sanja Sangu Trebela.


Sukamto, 2102407198 (2012) Tokoh dan Penokohan dalam Novel Sanja Sangu Trebela. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of dan Penokohan dalam Novel Sanja Sangu Trebela. ] Microsoft Word (dan Penokohan dalam Novel Sanja Sangu Trebela. ) - Published Version
Download (16kB)

Abstract

Novel Sanja Sangu Trebela merupakan novel karangan Suparto Brata yang diterbitkan oleh PT Citra Jaya Murti pada tahun 1996. Pada penelitian ini, novel tersebut dikaji dari aspek tokoh dan penokohan serta konflik-konfliknya. Tokoh dan penokohan merupakan unsur penting cerita. Sebuah cerita akan meninggalkan kesan yang dalam karena penokohan di dalam cerita itu begitu kuat dan meyakinkan dalam membangun alur cerita. Adanya tokoh dan penokohan dalam suatu cerita akan ada permasalahan yang disebut konflik. Konflik dengan tokoh dan penokohan memiliki hubungan yang saling berkaitan. Konflik tersebut hadir jika ada unsur tokoh (pelaku) dalam cerita yang mengalami permasalahan. Konflik juga dapat dibedakan menjadi 2 yaitu, konflik eksternal dan konflik internal. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana deskripsi tokoh dan penokohan dalam novel Sanja Sangu Trebela; (2) bagaimana bentuk-bentuk konflik yang terjadi dalam Sanja Sangu Trebela. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan tokoh dan penokohan serta mengungkap bentuk-bentuk konflik yang terjadi dalam novel Sanja Sangu Trebela. Teori yang digunakan adalah teori tokoh dan penokohan yang mengacu pada pendeskripsian unsur tokoh dan penokohan serta konflik yang terjadi dalam novel Sanja Sangu Trebela. Pendekatan ini menggunakan pendekatan objektif. Metode yang digunakan adalah analisis struktural. Penelitian ini menghasilkan dua simpulan. Pertama, deskripsi tokoh dan penokohan dalam novel Sanja Sangu Trebela meliputi Tokoh utama yaitu tokoh Sridanarti dan Rakhmanu. Tokoh tambahannya yaitu Salamun, Miya, Metra, R.M Dwijanarpada, R.A Dwijanarpada, R.M Sunarsa, Sarjiyem, Tuminem, Sofiatun, Pak Mangunpranata, Hans Hazewinkel, Tukang grobak, dan Andre de Boinville. Tokoh antagonisnya adalah Rakhmanu, Salamun, R.M Dwijanarpada, R.A Dwijanarpada, R.M Sunarsa, Sofiatun, dan Pak Mangunpranata, sedangkan tokoh protagonisnya adalah tokoh R.A Sridanarti, Miya, Metra, Sarjiyem, Tuminem, Hans Hazewinkel, Tukang Grobag, dan Andre de Boinville. Tokoh sederhananya adalah tokoh Rakhmanu, Salamun, R.M Dwijanarpada, R.A Dwijanarpada, R.M Sunarsa, Tuminem, Sarjiyem, Hans Hazewinkel, Tukang Grobag, dan Andre de Boinville, sedangkan tokoh bulatnya adalah R.A Sridanarti, Miya, dan Metra. Tokoh statisnya adalah Rakhmanu, Salamun, R.M Dwijanarpada, R.A Dwijanarpada, R.M Sunarsa, Tuminem, Sarjiyem, Hans Hazewinkel, Tukang Grobag, dan Andre de Boinville, sedangkan tokoh berkembangnya adalah R.A Sridanarti, Miya, dan Metra. Tokoh tipikalnya adalah tokoh Sridanarti, Rakhmanu, Salamun, Miya, Metra, R.M Dwijanarpada, R.A Dwijanarpada, R.M Sunarsa, Sarjiyem, Tuminem, Sofiatun, Pak Mangunpranata, Hans Hazewinkel, Tukang grobak, Andre de Boinville. Penokohan dalam novel Sanja Sangu Trebela karya Suparto Brata, sebagian besar diungkap secara dramatik. Penokohan yang terdapat dalam novel Sanja Sangu Trebela ada 19 watak, antara lain perhatian, suka menolong, keras, bijaksana, jujur, penghibur (humoris), pemarah, rasa ingin tahu, egois, rapuh, keras kepala, patuh, suka bercinta, mau menerima apa adanya, setia, cerdik, tidak bertanggung jawab, pemaksa, dan pembohong. Kedua, di dalam suatu cerita selain ada tokoh dan penokohan, terdapat juga permasalahan (konflik) yang terjadi dalam cerita tersebut. Konflik dibedakan menjadi dua yaitu konflik internal dan konflik eksternal. Konflik internal terdapat pada tokoh R.A Sridanarti, R.M Sunarsa, Rakhmanu, sedangkan konflik eksternalnya terdapat pada tokoh R.A Sridanarti dengan R.A Dwijanarpada, Sridanarti dengan R.M Dwijanarpada dan R.A Dwijanarpada, Sridanarti dengan R.M Dwijanarpada, Rakhmanu dengan Sofiatun, dan Rakhmanu dengan warga Mranggen. Hasil ini penelitian ini diharapkan bisa dijadikan sebagai bahan referensi bagi guru di sekolah menengah agar pembelajaran bahasa Jawa aspek pemahaman cerita dapat dikembangkan, khususnya dalam menganalisis aspek tokoh dan penokohan serta konflik sebuah karya sastra prosa.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: tokoh, penokohan, konflik, novel Sanja Sangu Trebela.
Subjects: P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures > PI1 Indonesia > Pendidikan Bahasa dan Sastra
P Language and Literature > PQ Romance literatures
Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa (S1)
Depositing User: budi Budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 27 Aug 2012 04:50
Last Modified: 27 Aug 2012 04:50
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/14406

Actions (login required)

View Item View Item