ANALISIS PELAKSANAAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DITINJAU DARI IMPLEMENTASI PENDIDIKAN NILAI BUDI PEKERTI DI KELAS X SMA NEGERI 1 TEMANGGUNG TAHUN PELAJARAN 2009/2010


Retno Ulinnuha , 3501406532 (2010) ANALISIS PELAKSANAAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DITINJAU DARI IMPLEMENTASI PENDIDIKAN NILAI BUDI PEKERTI DI KELAS X SMA NEGERI 1 TEMANGGUNG TAHUN PELAJARAN 2009/2010. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

This is the latest version of this item.

[thumbnail of ANALISIS PELAKSANAAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DITINJAU DARI IMPLEMENTASI  PENDIDIKAN NILAI BUDI PEKERTI DI KELAS X SMA NEGERI 1 TEMANGGUNG TAHUN PELAJARAN 2009/2010] Microsoft Word (ANALISIS PELAKSANAAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DITINJAU DARI IMPLEMENTASI PENDIDIKAN NILAI BUDI PEKERTI DI KELAS X SMA NEGERI 1 TEMANGGUNG TAHUN PELAJARAN 2009/2010) - Published Version
Download (59kB)

Abstract

Ulinnuha, Retno. 2010. Analisis Pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Mata Pelajaran Sosiologi Ditinjau dari Implementasi Pendidikan Nilai Budi Pekerti di Kelas X SMA Negeri 1 Temanggung Tahun Pelajaran 2009/2010. Skripsi, Jurusan Sosiologi dan Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang. Drs. Adang Syamsudin Sulaha, M.Si, Drs. Totok Rochana, M.A. 99 h. Kata Kunci: KTSP, pendidikan nilai budi pekerti, mata pelajaran Sosiologi Guru sebagai tenaga profesi kependidikan tidak hanya berkewajiban dalam memberikan materi pelajaran, namun juga memberikan pendidikan yang terkait dengan nilai budi pekerti. Pelaksanaan kewajiban tersebut bertujuan agar aspek kognitif dan psikomotorik peserta didik dengan aspek afektifnya berjalan secara seimbang. Tugas dan kewajiban itu berlaku untuk setiap guru, termasuk guru mata pelajaran Sosiologi. Bentuk perhatian guru terhadap keseimbangan pencapaian aspek kognitif, afektif dan psikomotorik diawali dengan implementasi nilai-nilai budi pekerti dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disusunnya sebagai salah satu bagian penting dari KTSP yang kemudian akan dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) cara guru sosiologi mengimplementasikan pendidikan nilai budi pekerti dalam Rencana RPP sosiologi yang disusunnya, (2) cara yang dilakukan guru sosiologi dalam pembelajaran agar nilai-nilai budi pekerti yang diajarkan dapat tertanam dalam diri peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Informan kunci dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran Sosiologi kelas X di SMA Negeri 1 Temanggung. Informan pendukungnya adalah peserta didik kelas X dan kepala sekolah SMA Negeri 1 Temanggung. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan foto. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan teknik triangulasi dengan sumber. Analisis data melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru sosiologi SMA Negeri 1 Temanggung dalam menyusun RPP memperhatikan kompetensi kognitif dan afektif yang bermuatan nilai budi pekerti. RPP yang mengandung nilai budi pekerti ditekankan dalam materi Nilai dan Norma Sosial, Perilaku Menyimpang dan Pengendalian Sosial pada kolom indikator, tujuan pembelajaran, materi ajar dan penilaian. Nilai yang ditekankan yaitu kejujuran, tanggung jawab, peduli, dan semangat belajar/etos kerja. Penanaman nilai budi pekerti dalam kegiatan pembelajaran menggunakan metode keteladanan, metode demokrasi dan metode siswa aktif dengan pendekatan diskusi. Nilai-nilai yang ditekankan yaitu kedisiplinan, kejujuran, nasionalisme/cinta tanah air, dan semangat belajar/etos kerja. Kesimpulannya, guru sosiologi sudah mengimplementasikan nilai-nilai budi pekerti dalam RPP pada kolom indikator, tujuan pembelajaran, materi ajar dan penilaian di materi Nilai dan Norma Sosial, Perilaku Menyimpang dan Pengendalian Sosial. Pelaksanaan penanaman nilai budi pekerti dalam kegiatan pembelajaran sosiologi menggunakan metode keteladanan, metode demokrasi dan metode siswa aktif dengan pendekatan diskusi. Saran yang dapat diajukan adalah guru sosiologi diharapkan dapat mengimplementasikan pendidikan nilai budi pekerti dalam seluruh materi yang ada, hal ini karena dalam mata pelajaran sosiologi di kelas X antara satu materi dengan materi yang lainnya saling berkaitan. Upaya tersebut bertujuan agar nilai budi pekerti yang ditanamkan menjadi pembiasaan pada peserta didik, sehingga dapat diinternalisasi dengan baik oleh mereka.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: KTSP, pendidikan nilai budi pekerti, mata pelajaran Sosiologi
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BH Aesthetics
H Social Sciences > H Social Sciences (General)
L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, S1
Depositing User: Users 3260 not found.
Date Deposited: 27 Nov 2011 09:13
Last Modified: 27 Nov 2011 09:13
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/9468

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item