FUNGSI KEGIATAN MUSIK DI DALAM LEMBAGA PEMASYARAKATAN ANAK KUTOARJO KABUPATEN PURWOREJO JAWA TENGAH


HALLEY BAMBANG SEKETHI , 2503405520 (2010) FUNGSI KEGIATAN MUSIK DI DALAM LEMBAGA PEMASYARAKATAN ANAK KUTOARJO KABUPATEN PURWOREJO JAWA TENGAH. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Warning
There is a more recent version of this item available.
[thumbnail of FUNGSI KEGIATAN MUSIK DI DALAM  LEMBAGA PEMASYARAKATAN ANAK  KUTOARJO KABUPATEN PURWOREJO   JAWA TENGAH]
Preview
PDF (FUNGSI KEGIATAN MUSIK DI DALAM LEMBAGA PEMASYARAKATAN ANAK KUTOARJO KABUPATEN PURWOREJO JAWA TENGAH) - Published Version
Download (144kB) | Preview

Abstract

Halley Bambang Sekethi. 2010 “ Fungsi Kegiatan Musik di Dalam Lembaga Pemasyarakatan Anak Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Sendratasik, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang. Musik di Lembaga pemasyarakatan Anak Kutoarjo perlu diperhatikan mengingat musik merupakan salah satu kegiatan anak kususnya para napi. Melihat kegiatan musik ini berarti kegiatan musik di Lapas sangat penting yaitu sebagai sarana kegiatan harian yang bersifat mendidik anak. Selain itu fungsi musik di Lembaga Pemasyarakatan Anak Kutoarjo sebagai suatu kegitan yang berguna untuk mengembangkan suatu ketrampilan khususnya dalam bidang musik. Sebagian besar masyarakat menilai bahwa Lapas merupakan tempat untuk nenampung napi saja padahal di dalam Lapas anak terdapat bermacam-macam kegiatan salah satunya adalah musik. Maka dari itu penulis memilih lokasi penelitian di Lapas anak bertujuan untuk mengetahui sejauh mana fungsi musik di dalam Lapas, dan faktor- faktor apa yang mempangaruhi kegiatan musik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang memiliki sifat deskriptif. Pendekatan ini dipilih karena permasalahan yang dibahas bertujuan untuk mengetahui fungsi musik di dalam Lapas dan faktor – faktor yang mempangaruhi. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah tehnik observasi, yaitu pengamatan langsung terhadap obyek yang akan diteliti, tehnik wawancara adalah percakapan dengan maksud tertentu, tehnik dokumentasi. Setelah melalui proses pangambilan data, kemudian penulis melakukan analisis data yang merupakan proses mengorganisasikan dan mengurutkan data ke dalam pola kategori dan satuan uraian dasar sehingga dapat ditemukan tema dan dapat dirumuskan hipotesis kerja yang disarankan oleh data. Beberapa kali penulis melakukan observasi langsung di Lapas Anak diperoleh hasil bahwa fungsi musik di Lapas adalah musik sebagai saran untuk mengembangkan bakat dan minat napi, .musik sebagai bekal napi, musik sebagai sarana penyesuaian diri antar individu, dan musik sebagai hiburan di dalam Lapas anak. Selain itu terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kegiatan musik di Lapas anak, antara lain napi suka mengingat- ingat keluarga, napi menyesali perbuatan, habisnya masa tahanan, kemampuan napi, sarana dan parasarana kurang memadai, terlalu banyak kegiatan lain di luar kegiatan musik, pengajar tidak sesuai bidang, dan jadwal kurang teratur. Berdasarkan hasil penelitian lapangan dapat disimpulkan bahwa fungsi musik sebagai sarana kegiatan di Lapas saat ini mengalami banyak kemajuan hal ini dibuktikan semakin rutin kegiatan musik dilakukan. Penulis mengharapkan pada para napi agar meningkatkan belajar musik meraka. Selain itu juga menharapkan adanya dukungan dari pihak Lapas dan Pemerintah untuk mendukung kegiatan musik .

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Subjects: L Education > L Education (General)
M Music and Books on Music > M Music
Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik, S1 (Pendidikan Seni Musik)
Depositing User: Users 3260 not found.
Date Deposited: 20 Nov 2011 11:47
Last Modified: 20 Nov 2011 11:47
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/8649

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item