PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KINERJA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DESA MADE KECAMATAN SLOGOHIMO KABUPATEN WONOGIRI


Elsha Alif Swastiansi, 3312417073 (2023) PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KINERJA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DESA MADE KECAMATAN SLOGOHIMO KABUPATEN WONOGIRI. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[thumbnail of 3312417073_Elsha Alif Swastiansi.pdf] PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Kinerja adalah sebuah proses hasil kerja yang dicapai dari target atau kriteria yang dilaksanakan seorang anggota yang menjalankan tugas dan fungsinya dalam suatu organisasi maupun Lembaga untuk keberhasilan suatu program yang telah direncanakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Made Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri. Penelitian ini menggunakan Teori Lenvinne. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Selain itu, dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik survei (descriptive survei). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Desa Made yang berjumlah 2771 orang. sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling random dengan perhitungan rumus Slovin, sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 97 orang. Uji persyaratan analisis yang digunakan adalah uji Validitas dengan rumus Point Beserial Correlation (korelasi point biseri) dan Uji Reliabilitas menggunakan rumus Kuder Richardson 20 (KR-20). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) pada indikator Responsivitas kurang baik dengan hasil “Ya” 40% dan “Tidak” sebesar 60% dikarenakan belum cukup bekerja sama dengan masyarakat dan masih terdapat beberapa aspirasi dari masyarakat yang belum tersampaikan kepada Pemerintah Desa, 2) pada indikator responsibilitas kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) baik dengan hasil “Ya” sebesar 73% dan “Tidak” sebesar 27% dengan menunjukkan pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) ditetapkan secara demokratis dan juga membuat suatu Peraturan Desa hingga aktif dalam menghadiri pertemuan, 3) pada indikator akuntabilitas kinerjanya juga sudah baik dengan hasil “Ya” sebesar 71% dan “Tidak” sebesar 29% ditunjukkan pada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sudah memiliki forum komunikasi dengan masyarakat dan lembaga desa lainnya guna untuk meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan desa yang profesional dan akuntabel. Adapun saran yang diberikan kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bahwa dalam menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat sudah cukup baik, akan tetapi alangkah lebih baiknya bahwa Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mempunyai suatu program untuk menjaring atau menyerap aspirasi dari masyarakat, karena dengan adanya program tersebut akan membantu penyerapan aspirasi agar lebih terarah dan efisien.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Persepsi Masyarakat, Kinerja
Subjects: J Political Science > JF Political institutions (General)
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik S1
Depositing User: TUKP unnes
Date Deposited: 16 Dec 2024 04:01
Last Modified: 16 Dec 2024 04:01
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/66272

Actions (login required)

View Item View Item