PENGARUH PEMBELAJARAN SEJARAH TERHADAP SIKAP NASIONALISME SISWA DI SMA N 3 SEMARANG
Nurul Hidayati Nisfiyani, 3101419034 (2023) PENGARUH PEMBELAJARAN SEJARAH TERHADAP SIKAP NASIONALISME SISWA DI SMA N 3 SEMARANG. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.
![]() |
PDF
- Published Version
Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Nasionalisme di kalangan generasi muda semakin menurun. Membangun nasionalisme di kalangan generasi muda tidaklah mudah, apalagi mengingat kondisi Indonesia yang heterogen dari berbagai latar belakang yang berbeda dan akibat pesatnya perkembangan globalisasi. Rendahnya ketertarikan siswa pada sejarah mempengaruhi tingkat nasionalisme siswa. Salah satu upaya terbaik untuk menanamkan semangat nasionalisme adalah dengan melakukan pendekatan nilai�nilai sejarah melalui pembelajaran sejarah di sekolah. Siswa yang mampu menerapkan sikap nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari khususnya di sekolah akan memupuk jiwa nasionalisme guna menciptakan generasi muda yang tinggi nasionalisme untuk kemajuan bangsa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pembelajaran sejarah terhadap sikap nasionalisme siswa di SMA N 3 Semarang. Objek penelitian yaitu SMA N 3 Semarang dengan populasi penelitian yaitu kelas XI dan jumlah sampel sebanyak 60 sampel. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasi regresi. Alat dan teknik pengumpulan data berupa observasi dan penggunaan angket kepada siswa kelas XI. Teknik analisis data menggunakan analisis asumsi klasik, uji hipotesis dan korelasi regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman siswa terhadap pembelajaran sejarah dan pelaksanaan sikap nasionalisme oleh siswa berada pada kategori tinggi dengan prosentase 83%. Dalam analisis statistik pada bagian koefisien determinasi besar adjusted R square adalah 0.222 atau 22.2%. Artinya pembelajaran sejarah berpengaruh terhadap sikap nasionalisme sebesar 22.2%. Dari hasil uji korelasi Pearson product moment diperoleh hasil bahwa tingkat hubungan variabel pembelajaran sejarah dengan sikap nasionalisme siswa berada pada tingkat hubungan yang sedang dengan nilai sebesar 0.485. Semakin tinggi pemahaman siswa mengenai pembelajaran sejarah, maka akan semakin tinggi pula sikap nasionalisme yang diterapkan oleh siswa. Saran, hendaknya sebagai pendidik mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai sejarah dengan menggunakan metode yang lebih menarik dan mampu meningkatkan jiwa nasionalisme siswa melalui pembelajaran sejarah serta memberikan contoh pengamalan sikap nasionalisme kepada siswa. Untuk seorang peserta didik, hendaklah lebih meningkatkan pemahaman mengenai sejarah, khususnya sejarah Indonesia sendiri dan membiasakan diri untuk menerapkan sikap nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan sekolah.
Item Type: | Thesis (Under Graduates) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Nasionalisme, Sejarah, Sikap |
Subjects: | L Education > L Education (General) |
Fakultas: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Pendidikan Sejarah, S1 |
Depositing User: | Setyarini UPT Perpus |
Date Deposited: | 25 Nov 2024 03:54 |
Last Modified: | 25 Nov 2024 03:54 |
URI: | http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/65828 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |