Perbedaan Pengetahuan tentang Keluarga Sadar Gizi (KADARZI) Sebelum dan Sesudah Penerapan Metode Konseling Gizi di Desa Sumberejo Kecamatan Jaken Kabupaten Pati,


Esty Anggarini Fitrianingtyas , 6450406057 (2011) Perbedaan Pengetahuan tentang Keluarga Sadar Gizi (KADARZI) Sebelum dan Sesudah Penerapan Metode Konseling Gizi di Desa Sumberejo Kecamatan Jaken Kabupaten Pati,. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Perbedaan Pengetahuan tentang Keluarga Sadar Gizi (KADARZI) Sebelum dan Sesudah Penerapan Metode Konseling Gizi di Desa Sumberejo Kecamatan Jaken Kabupaten Pati]
Preview
PDF (Perbedaan Pengetahuan tentang Keluarga Sadar Gizi (KADARZI) Sebelum dan Sesudah Penerapan Metode Konseling Gizi di Desa Sumberejo Kecamatan Jaken Kabupaten Pati) - Submitted Version
Download (1MB) | Preview

Abstract

Visi pembangunan gizi adalah mewujudkan keluarga mandiri sadar gizi untuk mencapai status gizi keluarga yang optimal. Untuk mewujudkan perilaku Keluarga Sadar Gizi (KADARZI), sejumlah aspek perlu dicermati. Aspek ini berada di semua tingkatan yang mencakup tingkat keluarga, tingkat masyarakat, tingkat pelayanan kesehatan, dan tingkat pemerintah. Promosi KADARZI merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan keluarga melalui pembelajaran dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat, agar dapat mengenal, mencegah dan mengatasi masalah gizi setiap anggotanya. Secara rata-rata di Provinsi Jawa Tengah cakupan KADARZI mengalami fluktuasi dari tahun 2005. Tetapi di Kabupaten Pati cakupan KADARZI masih belum memenuhi target karena di Kabupaten Pati cakupan KADARZI masih 59,31%. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengetahuan tentang KADARZI sebelum dan sesudah penerapan metode konseling gizi. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan pre and posttest design with control group. Populasi dalam penelitian ini yaitu jumlah seluruh keluarga yang mempunyai balita dan Ibu hamil di Desa Sumberejo sebesar 98. Sampel yang didapatkan berjumlah 48 responden. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Data kemudian diolah menggunakan uji Wilcoxon. Berdasarkan data hasil penelitian, diperoleh hasil analisis bivariat dengan nilai p value 0,0001 yang berarti ada perbedaan yang bermakna antara pengetahuan tentang KADARZI sebelum dan sesudah penerapan metode konseling gizi. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini bagi instansi yaitu memberikan konseling gizi yang efektif, efisien, dan berkesinambungan kepada masyarakat, khususnya masyarakat yang memiliki balita atau Ibu balita diberikan ditiap posyandu untuk lebih meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang KADARZI. Bagi kader posyandu, disarankan agar selalu memberi dukungan kepada Ibu balita untuk mengikuti konseling gizi

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Pengetahuan, Kadarzi, dan Metode Konseling Gizi, Kesehatan Keluarga
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Kesehatan Masyarakat, S1
Depositing User: eko handoyo perpustakaan
Date Deposited: 06 Oct 2011 02:58
Last Modified: 25 Apr 2015 05:55
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/5364

Actions (login required)

View Item View Item