PENGARUH DEBIT TERHADAP PEROLEHAN DAN KARAKTERISTIK BIO-OIL DARI MINYAK JELANTAH DENGAN METODE FAST PIROLISIS BERBASIS GELOMBANG MIKRO
Doni Setyo Aji, 5212416042 (2020) PENGARUH DEBIT TERHADAP PEROLEHAN DAN KARAKTERISTIK BIO-OIL DARI MINYAK JELANTAH DENGAN METODE FAST PIROLISIS BERBASIS GELOMBANG MIKRO. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.
![]() |
PDF (PENGARUH DEBIT TERHADAP PEROLEHAN DAN KARAKTERISTIK BIO-OIL DARI MINYAK JELANTAH DENGAN METODE FAST PIROLISIS BERBASIS GELOMBANG MIKRO)
- Published Version
Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Permintaan masyarakat akan minyak bumi untuk kebutuhan sehari-hari semakin meningkat. Hal ini menyebabkan ketersedianya semakin berkurang tiap harinya, sedangkan minyak bumi merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Sumber daya alternatif dibutuhkan salah satunya dengan memproduksi bahan bakar dari sumber terbarukan. Salah satu pengembangan energi terbaharukan yaitu dengan mengolah minyak goreng bekas (jelantah) menjadi bio-oil melalui teknologi pirolisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh debit terhadap perolehan dan karakteristik bio-oil dari bahan baku minyak jelantah berbasis iradiasi gelombang mikro. Teknologi pembuatan bio-oil menggunakan sistem fast pyrolysis secara kontinyu. Bahan baku yang digunakan dalam penelitian ini adalah minyak goreng bekas (jelantah). Sebelum dilakukan proses pirolisis bahan baku dilakukan pre-treatment terlebih dahulu dengan cara disaring dan dipanaskan pada tempertaur 100 oC untuk menghilangkan kadar air didalam minyak goreng bekas (jelantah). Laju bahan baku diatur menggunakan pompa peristaltik dan katup dengan debit sebesar 4 mL/mt, 5 mL/mt, 7 mL/mt, 8 mL/mt dengan waktu proses selama 60 menit. Metode pemanasan yang digunakan menggunakan iradiasi gelombang mikro dengan daya keluaran sebesar 900 W. Empat ratus lima puluh gram karbon aktif digunakan sebagai microwave absorbent untuk mempercepat laju pemanasan. Proses pirolisis menghasilkan produk berupa liquid (bio-oil). Bio-oil dari proses pirolisis dihitung berdasarkan persentase jumlahnya. Disamping itu, bio-oil dianalisis secara fisik dan kimia melalui pengujian densitas, pH, dan komposisi kimia. Persentase perolehan bio-oil meningkat seiring dengan meningkatnya laju umpan. Hasil terbaik yaitu laju umpan 7 ml/mt, dengan yield sebesar 33 %. Hal tersebut berbanding terbalik terhadap temperaturnya yang semakin mengalami penurunan seiring meningkatnya laju umpan. Hasil uji densitas dan pH menunjukan masing-masing variasi memiliki nilai yang hampir sama yang mengindikasin bahwa penggunaan debit pada proses pirolisis tidak terlalu berpengaruh terhadap sifat fisik bio-oil. Uji komposisi kimia pada bio-oil menunjukan bahwa bio-oil terdiri dari fraksi biodiesel, diesel, dan gasoline. Agar dapat digunakan sebagai bahan bakar pengganti maka bio-oil pirolisis harus dilakukan proses lebih lanjut.
Item Type: | Thesis (Under Graduates) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Pirolisis, gelombang mikro, komposisi kimia, densitas, pH, minyak jelantah. |
Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
Fakultas: | Fakultas Teknik > Teknik Mesin S1 |
Depositing User: | budi Budi santoso perpustakaan |
Date Deposited: | 07 Sep 2021 04:10 |
Last Modified: | 07 Sep 2021 04:10 |
URI: | http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/45617 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |