STRATEGI PEMBANGUNAN DESA BERTIPOLOGI SANGAT TERTINGGAL DI KAWASAN KEDUNGSEPUR


Raulendhi Fauzanna, 3211416024 (2020) STRATEGI PEMBANGUNAN DESA BERTIPOLOGI SANGAT TERTINGGAL DI KAWASAN KEDUNGSEPUR. Under Graduates thesis, UNNES.

[thumbnail of STRATEGI PEMBANGUNAN DESA BERTIPOLOGI SANGAT TERTINGGAL DI KAWASAN KEDUNGSEPUR]
Preview
PDF (STRATEGI PEMBANGUNAN DESA BERTIPOLOGI SANGAT TERTINGGAL DI KAWASAN KEDUNGSEPUR) - Published Version
Download (3MB) | Preview

Abstract

desa menjadi urgensi yang harus segara ditangani oleh pemerintah untuk mencapai pemerataan pembangunan dan mengurangi kesenjangan wilayah, tak terkecuali di Kawasan Kedungsepur. Terdapat dua kabupaten yang memiliki desa dengan tipologi sangat tertinggal, yaitu Kabupaten Demak dan Grobogan. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengidentifikasi karakteristik desa dengan tipologi sangat tertinggal di Kawasan Kedungsepur, (2) mencari faktor-faktor yang memengaruhi karakteristik desa dengan tipologi sangat tertinggal di Kawasan Kedungsepur, dan (3) menemukan strategi pembangunan desa dengan tipologi sangat tertinggal di Kawasan Kedungsepur. Penelitian ini berada di Kawasan Kedungsepur. Terdapat 6 desa dengan tipologi sangat tertinggal, yaitu 1 desa di Kabupaten Demak dan 5 desa di Kabupaten Grobogan. Masing-masing diambil satu desa sebagai sampel menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian yaitu Desa Sidogemah Kecamatan Sayung Kabupaten Demak dan Desa Deras Kecamatan Kedungjati Kabupaten Grobogan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis SWOT kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Sidogemah memiliki karakteristik lingkungan yang mendukungnya menjadi bertipologi sangat tertinggal, yaitu banjir rob dan abrasi. Selain itu juga dipengaruhi oleh beberapa faktor berupa rendahnya aksesibilitas, tenggalamnya wilayah desa, terputusnya akses menuju dua dusun, dan partisipasi masyarakat rendah. Desa Deras memiliki karakteristik sosial yang mendukungnya menjadi bertipologi sangat tertinggal, yaitu kondisi sosial masyarakat dan partisipasi dalam pembangunan rendah. Selain itu juga dipengaruhi oleh beberapa faktor berupa penguasaan lahan pertanian sempit karena sebagian besar berada di lahan Perhutani, dominasi tengkulak, dan hama tanaman. Strategi pembangunan desa diutamakan pada strategi S-O (Strengths-Opportunities) melalui pemanfaatan potensi desa, mengoptimalkan perkembangan teknologi, meningkatkan koordinasi internal desa, dan membentuk BUMDES untuk mewadahi usaha ekonomi masyarakat dan desa. Saran bagi pemerintah desa, dalam pembangunan desa agar mulai memanfaatkan dan mengembangkan potensi yang dimiliki desa, membentuk BUMDES, serta meningkatkan aksesibilitas desa, agar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan desa.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Indeks Desa Membangun, Karakteristik Desa, Kedungsepur, Strategi Pembangunan Desa, Tipologi Desa.
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Geografi, S1
Depositing User: indah tri pujiati
Date Deposited: 19 Nov 2020 03:03
Last Modified: 19 Nov 2020 03:03
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/41500

Actions (login required)

View Item View Item