RETORIKA PROFETIK WACANA IKLAN POLITIK PILKADA


Fahrudin Eko Hardiyanto, 0201615005 (2019) RETORIKA PROFETIK WACANA IKLAN POLITIK PILKADA. Doctoral thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of RETORIKA PROFETIK  WACANA IKLAN POLITIK PILKADA]
Preview
PDF (RETORIKA PROFETIK WACANA IKLAN POLITIK PILKADA) - Submitted Version
Download (1MB) | Preview
Official URL: https://lib.unnes.ac.id/

Abstract

Fahrudin Eko Hardiyanto.2015, Retorika Profetik Wacana Iklan Politik Pilkada. Disertasi. Program Studi Ilmu Pendidikan Bahasa Indonesia Pascasarjana Universitas Negeri Semarang. Promotor: Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum., Kopromotor: Prof. Dr. Ida Zulaeha, M.Hum., Anggota Promotor: Dr. Hari Bakti Mardikantoro, M.Hum. Kata kunci: iklan politik, retorika, profetik. Iklan politik menjadi bagian tidak terpisahkan dari Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015 di Jawa Tengah. Banyak iklan politik Pilkada yang disajikan oleh para calon kepala daerah secara beragam dengan karakteristik yang berbeda-beda pula. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu 1) apa sajakah isu utama iklan politik Pilkada Jawa Tengah 2015 yang disampaikan oleh tiap-tiap pasangan calon Bupati/Walikota?; 2) karakteristikapa sajakah yang diwujudkan pada wacana iklan politik Pilkada Jawa Tengah Tahun 2015?; dan 3) bagaimanakah formulasi nilai-nilai retorika profetik profetik pada iklan politik Pilkada Jawa Tengah 2015?. Tujuan penelitian yaitu 1) mengklasifikasi isu utama iklan politik Pilkada Jawa Tengah 2015 yang disampaikan oleh tiap-tiap pasangan calon Bupati/Walikota; 2) menganalisiskarakteristik wacana yang digunakan pada teks iklan politik Pilkada Jawa Tengah Tahun 2015 dan 3) memformulasi nilai-nilai retorika profetik iklan politik Pilkada Jawa Tengah 2015 Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan simak catat yaitu pada penggalan wacana iklan yang diduga merupakan pernyataan yang memuat nilai-nilai retorika wacana iklan politik Pilkada. Data penelitian ini berupa penggalan wacana iklan politik Pilkada yang mengandung retorika profetik yakni pada baliho atau spanduk calon bupati atau walikota di 21 kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui tiga tahapapan yaitu 1) reduksi data, penyajian data, dan gambaran simpulan dan verifikasi. Hasil-hasil penelitian yakniisu-isu utama yang terdapat pada iklan politik Pilkada Jawa Tengah tahun 2015 yang meliputi(1) kelanjutan pembangunan; (2) kesejahteraan dan kemakmuran rakyat; (3) solidaritas dankebersamaan; (4) ajakan untuk memilih; dan (5) pencitraan profil calon. Terdapat tiga karakteristik iklan politik Pilkada Jawa Tengah tahun 2015 yaitu 1) karakteristik berdasarkan bentuk retorika, makna, dan fungsi iklan politik Pilkada. Bentuk retorika diwujudkan dalam iklan slogan, akronim diri, dan pencitraan kandidat. Karakteristik berikutnya adalah makna retorika yang diwujudkan melalui tiga aspek retorika yakni ethos, pathos, dan logos. Karakteristik yang ketiga adalah iklan politik Pilkada berdasarkan fungsinya yakni berupa iklan rayuan, iklan propaganda citra kandidat, iklan tawaran gagasan, dan iklan perlawanan.Iklan politik Pilkada Jawa Tengah tahun 2015 memuat adanya nilai-nilai retorika profetik. Retorika profetik merupakan pemanfaatan bahasa dengan unsur keindahan yang menyertakan aspek profetik berupa nilai etos-transendensi, pathos-humanisasi, dan logos-liberasi. Nilai-nilai yang muncul pada iklan politik aspek etos-transendensi diwujudkan melalui nilai-nilai religiusitas yang ditampilkan dalam iklan politik berupa kampanye putih, iklan politik Pilkada yang menyejukkan, mendamaikan, beradu visi, gagasan, dan pandangan yang sehat dan rasional. Iklan politik yang tidak mendeskreditkan lawan politik, memfitnah, dan mengadu domba atau perbuatan keji lainnya. Pada aspek pathos-humanisasi diwujudkan melalui retorika yang santun, apresiatif, persuasif, rekreatif, estetik, dan memperhatikan kearifan lokal masyarakat pemilih. Selain itu juga adanya nilai liberasi yang ditandai dengan pemakaian retorika berbentuk retorika yang edukatif, advokatif, konstruktif, dan argumentatif.Aspek berikutnya adalah nilai logos-liberasi yang ditandai degan wujud iklan politik pilkada yang berisi edukasi, advokasi, dan argumentasi. Saran dan rekomendasi pada penelitian ini yaitu Pemilihan isu-isu utama pada iklan politik Pilkada hendaknya lebih memperhatikan dinamika kehidupan masyarakat dan kearifan lokal sehingga iklan politik dapat diterima dengan baik oleh khalayak. Iklan politik tidak sekadar berisi ajakan untuk memilih tanpa adanya pesan edukatif yang mampu menjadikan masyarakat lebih terdidik dari aspek politik dan kebangsaan. Diperlukan pemanfaatan retorika dan nilai profetik dalam penyusunan konsep iklan politik sehingga karakteristik sebuah iklan politik memenuhi aspek bentuk, makna, dan fungsi yang baik. Dalam penyusunan sebuah iklan seyogyanya menerapkan nilai-nilai retorika profetik berupa nilai etos-transenden, pathos-humanisasi, dan logos-liberasi akan mampu menjadikan iklan politik menjadi wahana pendidikan dan pembangunan karakter masyarakat.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: iklan politik, retorika, profetik.
Subjects: L Education > Special Education > Language and literature education
Fakultas: Pasca Sarjana > Pendidikan Bahasa Indonesia, S3
Depositing User: S.S Eko Handoyo
Date Deposited: 22 Oct 2020 04:17
Last Modified: 22 Oct 2020 04:17
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/40387

Actions (login required)

View Item View Item