BATIK SUMBER IDE ORNAMEN KERATON KASEPUHAN CIREBON


Andini Nurdiyanti , 5401415032 (2019) BATIK SUMBER IDE ORNAMEN KERATON KASEPUHAN CIREBON. Under Graduates thesis, UNNES.

[thumbnail of BATIK SUMBER IDE ORNAMEN KERATON KASEPUHAN CIREBON]
Preview
PDF (BATIK SUMBER IDE ORNAMEN KERATON KASEPUHAN CIREBON) - Published Version
Download (1MB) | Preview

Abstract

Cirebon merupakan tempat perkembangan kesultanan Islam, sehingga banyak peninggalan bersejarah kesultanan Islam. Salah satunya peninggalan yang terdapat di cirebon yaitu Keraton Kasepuhan. Keraton Kasepuhan adalah keraton termegah dan paling terawat di Cirebon. Setiap sudut arsitektur keraton terkenal memiliki makna bersejarah. Keraton ini memiliki banyak ragam hias yang berwujud ornamen. Ornamen-ornamen memiliki potensi yang dapat dikembangkan untuk kebutuhan manusia berupa motif batik pada kain. Pengembangan ornamen ini lebih menekankan pada representasi akan bentuk bentuk ornamen yang diterapkan pada karya batik berupa motif khas cirebon. Tujuan penelitian dan penciptaan karya seni ini adalah untuk mengetahui proses penciptaan, hasil dan makna simbolik batik sumber ide ornamen Keraton Kasepuhan Cirebon. Metode penelitian ini adalah Research and Development yang hasilnya disajikan secara kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data observasi, wawancara, angket dan dokument. Pada penelitian pengembangan ini mengacu pada model pengembangan 4D (Four-D models) Thiagarajan, model pengembangan ini meliputi beberapa tahap diantaranya yaitu Define (definisi), Design (desain), Development (pengembangan) dan Dessemination (penyebaran). Motif batik ini diciptakan dari hasil menganalisa ornamen-ornamen yang ada di keraton kasepuhan Cirebon yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Simpulan dari penelitian ini yaitu penciptaan karya ini menggunakan batik tulis yang terdiri dari tahap mencuci kain, molani, nyanting, nemboki, ngobat dan nglorod. Seta menggunakan teknik pewaraan celup. Hasil karya yang dibuat sebanyak tiga karya batik tulis. Karya dideskripsikan berdasarkan uji estetika menggunakan unsur dan prinsip desain, serta makna filosofis pada batik tersebut berdarkan makna simbolis yang terkandung pada ornamen yang dikembangkan tersebut. dari ornamen yang dijadikan sumber ide batik ini diantaranya Slimpedan, Banteng, Bunga Kanigaran, Daun sirih, Untu walang, Kembang-kembang, Manggisan, Awan mega mendung dan Wadasan berhasil dikembangkan menjadi 3 (tiga) motif batik yaitu terdiri dari Laras Slimpedan, Kekuwatan Bantheng, SekarKedaton. Dengan adanya penciptaaan motif batik ini, akan menambah keragaman dalam motif batik Cirebon. Peneliti mengharapkan motif batik ini dapat diterapkan pada masyarakat dengan tetap memperhatikan nilai-nilai yang terkandung didalam motif tersebut. Bagi generasi penerus batik, diharapkan dapat mengembangkan motif ini dengan lebih baik, memiliki nilai estetis yang tinggi, dan memiliki nilai filosofi yang lebih luhur. Bagi masyarakat supaya lebih mengapresiasi batik daerah yang diciptakan oleh pemikiran dan tangan-tangan kreatif.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Batik, Ornamen, Keraton Kasepuhan
Subjects: T Technology > TY Pendidikan Kesejahteraan Keluarga > TY3 Tata Busana S1
Fakultas: Fakultas Teknik > Pendidikan Tata Busana, S1
Depositing User: budi Budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 05 Aug 2020 14:32
Last Modified: 05 Aug 2020 14:32
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/37738

Actions (login required)

View Item View Item