IDENTIFIKASI POTENSI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN DAYA TARIK WISATA ALAM DI PROVINSI JAWA TENGAH


Dewi Indri Isnawati , 7111415024 (2019) IDENTIFIKASI POTENSI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN DAYA TARIK WISATA ALAM DI PROVINSI JAWA TENGAH. Under Graduates thesis, UNNES.

[thumbnail of IDENTIFIKASI POTENSI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN DAYA TARIK WISATA ALAM  DI PROVINSI JAWA TENGAH ]
Preview
PDF (IDENTIFIKASI POTENSI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN DAYA TARIK WISATA ALAM DI PROVINSI JAWA TENGAH ) - Published Version
Download (1MB) | Preview

Abstract

Pada tahun 2013 – 2017, wisata alam merupakan jenis wisata dengan jumlah terbanyak di Provinsi Jawa Tengah, hingga tahun 2017 terdapat 209 wisata alam yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota. Banyaknya potensi wisata alam di Provinsi Jawa Tengah belum mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung, hal tersebut dapat diketahui dari data preferensi minat wisatawan ke Provinsi Jawa Tengah Tahun 2017 dimana wisata alam menempati posisi ketiga sebagai jenis wisata yang paling sering dikunjungi, yakni 18,21% wisatawan yang menjadikan wisata alam sebagai tujuan wisata. Penelitian ini memiliki dua tujuan yaitu, melakukan identifikasi potensi daya tarik wisata alam dan menyusun strategi pengembangan daya tarik wisata alam di Provinsi Jawa Tengah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif, Sistem Informasi Geografis, dan analisis SWOT. Adapun jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara kepada Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah; Bappeda Provinsi Jawa Tengah; dan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah. Data sekunder diperoleh dari laporan, penelitian, jurnal, dan informasi yang diterbitkan pada website instansi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan analisis potensi, ditemukan bahwa daerah yang memiliki potensi daya tarik wisata alam sangat potensial meliputi Kabupaten Banyumas, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Jepara, Kabupaten Karanganyar, dan Kota Semarang. Kemudian, daerah yang termasuk dalam kategori tidak potensial adalah Kota Surakarta. Adapun hasil analisis SWOT yang dilakukan, dapat dirumuskan strategi pengembangan daya tarik wisata alam di Provinsi Jawa Tengah dengan inovasi produk dan atraksi wisata, perbaikan kualitas jalan menuju daya tarik wisata alam yang rusak dan terjal, membangun baliho pada daerah perbatasan, melengkapi penunjuk jalan dan penarangan, serta kerjasama dengan stakeholder dalam upaya peningkatan kunjungan wisatawan. Saran yang dapat direkomendasikan untuk pengembangan daya tarik wisata alam di Provinsi Jawa Tengah yaitu merevitalisasi dan melengkapi komponen penunjang wisata pada daya tarik wisata alam yang kurang potensial serta optimalisasi jenis wisata lain pada daerah tidak potensial.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Identifikasi Potensi, Peta Potensi,Wisata Alam
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
Fakultas: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Pembangunan, S1
Depositing User: indah tri pujiati
Date Deposited: 20 Apr 2020 14:46
Last Modified: 20 Apr 2020 14:46
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/35843

Actions (login required)

View Item View Item