PENGARUH DEBIT FLUIDA DAN RELATIVE HUMIDITY TERHADAP EFISIENSI KERJA SISTEM REFRIGERASI DAN KAPASITAS PRODUKSI AIR ATMOSPHERIC WATER MAKER


Kharis Maulana Yusuf , 5212415016 (2019) PENGARUH DEBIT FLUIDA DAN RELATIVE HUMIDITY TERHADAP EFISIENSI KERJA SISTEM REFRIGERASI DAN KAPASITAS PRODUKSI AIR ATMOSPHERIC WATER MAKER. Under Graduates thesis, UNNES.

[thumbnail of PENGARUH DEBIT FLUIDA DAN RELATIVE HUMIDITY TERHADAP EFISIENSI KERJA SISTEM REFRIGERASI DAN KAPASITAS PRODUKSI AIR ATMOSPHERIC WATER MAKER]
Preview
PDF (PENGARUH DEBIT FLUIDA DAN RELATIVE HUMIDITY TERHADAP EFISIENSI KERJA SISTEM REFRIGERASI DAN KAPASITAS PRODUKSI AIR ATMOSPHERIC WATER MAKER) - Published Version
Download (1MB) | Preview

Abstract

Kurangnya akses air minum di Indonesia menuntut untuk mencari alternatif mendapatkan air bersih dan layak minum. Atmospheric Water Maker (AWM) adalah salah satu alternatif untuk mendapatkan air layak minum. Sayangnya AWM masih memiliki permasalahan pada optimasi sistem refrigerasinya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh variasi debit aliran dan relative humidity (RH) terhadap efisiensi kerja sistem refrigerasi dan kapasitas produksi air AWM. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah experimental research dengan jenis factorial design 2x2. Variasi debit aliran udara yang digunakan pada penelitian ini adalah 0,08 m3/s dan 0,1 m3/s serta variasi RH pagi (51%), siang (42%) dan malam (74%). Pengambilan data pada penelitian menggunakan alat ukur yang sudah terkalibrasi sehingga meminimalisir kesalahan pada saat pembacaan data oleh alat ukur. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan debit menurunkan nilai efisiensi kerja sistem refrigerasi dari 21,89% pada debit 0,08 m3/s menjadi 20,91% pada debit 0,1 m3/s. Sedangkan penambahan debit berdampak baik dan menaikan kapasitas produksi air AWM dari 14,4 ℓ/d pada debit 0,08 m3/s menjadi 15,84 ℓ/d pada debit 0,1 m3/s. Penambahan nilai RH memiliki dampak yang baik pada efisiensi kerja yaitu Siang (15,79%); pagi (17,14%); dan malam (20,91%). Sedangkan penambahan nilai RH berdampak baik pada kapasitas produksi air yaitu dengan nilai kapasitas air mencapai siang (6,72 ℓ/d); pagi (10,08 ℓ/d); dan malam (15,84 ℓ/d).

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: atmospheric water maker (AWM), debit aliran fluida, relative humidity (RH), efisiensi kerja, kapasitas produksi air
Subjects: L Education > Special Education > Mechanical engineering and machinery education
Fakultas: Fakultas Teknik > Teknik Mesin S1
Depositing User: indah tri pujiati
Date Deposited: 02 Apr 2020 19:36
Last Modified: 02 Apr 2020 19:36
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/35526

Actions (login required)

View Item View Item