PENGARUH KOMPENSASI BONUS, FREE CASH FLOW, DAN KINERJA KEUANGAN TERHADAP MANAJEMEN LABA DIMODERASI OLEH GOOD CORPORATE GOVERNANCE PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI INDONESIA


Nouvienda Arfianti , 7211413095 (2017) PENGARUH KOMPENSASI BONUS, FREE CASH FLOW, DAN KINERJA KEUANGAN TERHADAP MANAJEMEN LABA DIMODERASI OLEH GOOD CORPORATE GOVERNANCE PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI INDONESIA. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 7211413095.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (1MB) | Preview

Abstract

Informasi mengenai laba merupakan elemen yang paling krusial dan sensitif untuk pasar dan pihak berkepentingan lainnya. Angka laba yang diharapkan bisa menggambarkan keberhasilan atau kegagalan suatu perusahaan dalam mencapai tujuan operasi perusahaan yang telah ditetapkan. Manajemen laba mengindikasikan laba perusahaan merupakan hasil dari tindak kecurangan. Manajemen laba dapat dipengaruhi oleh kompensasi bonus, free cash flow, dan kinerja keuangan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh variabel kompensasi bonus, free cash flow, kinerja keuangan terhadap manajemen laba dan menganalisis kemampuan corporate governance yang terdiri dari komisaris independen dan kepemilikan institusional dalam mempengaruhi manajemen laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2015. Populasi penelitian adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2015 yang terdiri dari 142 perusahaan, sedangkan sampel penelitian adalah 103 perusahaan dengan dua tahun pengamatan. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu laporan keuangan. Hipotesis penelitian diuji menggunakan analisis deskriptif, asumsi klasik, dan regresi linier berganda dengan variabel moderating dengan α 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh langsung dari variabel kompensasi bonus, free cash flow, dan kinerja keuangan yang berpengaruh terhadap manajemen laba. Variabel moderasi yang mempengaruhi hanya kepemilikan institusional mampu memoderasi hubungan antara free cash flow dan leverage terhadap manajemen laba. Sedangkan komisaris independen tidak mampu memperkuat atau memperlemah variabel independen lainnya. Saran yang dapat diberikan pada peneliti bagi manajer perusahaan untuk bisa mengedepankan pihak investor perusahaan, manajer harus bisa menghilangkan tindak opportunistic. Bagi investor, pengawasan (monitoring) penuh terhadap perusahaan akan mengurangi tindak penyalahgunaan wewenang dalam perusahaan. Metode pengukuran kinerja keuangan lain seperti profitabilitas dan komponen manajemen laba bisa dengan nondiscretionary accrual bahkan corporate governance lain seperti kepemilikan manajerial, kualitas audit mungkin dapat digunakan untuk penelitian selanjutnya.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Manajemen Laba, Kompensasi Bonus, Free Cash Flow, Leverage, Komisaris Independen, Kepemilikan Institusional.
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce
H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
H Social Sciences > HJ Public Finance
Fakultas: Fakultas Ekonomi > Akuntansi, S1
Depositing User: Eko Handoyo Eko
Date Deposited: 14 Feb 2018 12:54
Last Modified: 14 Feb 2018 12:54
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/29891

Actions (login required)

View Item View Item