KAJIAN MAKNA SIMBOLIK TARI LAWET DI KABUPATEN KEBUMEN


Vera Setia Pratama , 2501412008 (2016) KAJIAN MAKNA SIMBOLIK TARI LAWET DI KABUPATEN KEBUMEN. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 2501412008.PDF]
Preview
PDF - Published Version
Download (224kB) | Preview

Abstract

Tari lawet merupakan refleksi budaya dari ciri khas Kebumen yang terkenal dengan sarang burung waletnya. Tari Lawet merupakan tari kreasi yang cukup unik sebab ragam gerak tari lawet ini mengandung makna simbolik yang berisi kehidupan tentang burung walet. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah: Bagaimana makna simbolik tari lawet dengan kajian pokok yaitu: 1.Bagaimana struktur pada gerak tari lawet? dan 2. Bagaimana makna simbolik struktur pertunjukan pada tari lawet?. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. sehingga penelitian ini bersifat deskriptif yang diuraikan dalam bentuk data tertulis hasil dari catatan lapangan, wawancara serta dokumentasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dianalisis dengan menggunakan teori Adshead. Teknik keabsahan data menggunakan teknik Triangulasi. Hasil Penelitian ini mengungkapkan bahwa tari lawet memiliki makna yang terkandung didalamnya. Makna tersebut yaitu makna gerak yang menceritakan kehidupan sehari-hari burung walet sejak pagi hari keluar dari sarangnya untuk mencari makan hingga kembali lagi ke sarangnya pada sore hari. Ragam gerak tersebut adalah ragam ngulet, angklingan, kirik, didis, loncat egot, sileman, ukel nyucuk, lincak nyucuk, kepetan, aburan, ngasah cucuk, erek/giring, dan sarangan. Makna iringan sebagai ilustrasi yang didalamnya terdapat makna yang menceritakan burung walet. Makna tatarias dan busana sebagi simbol yang mewakili bahwa tari lawet ialah menceritakan burung walet. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah struktur tari lawet terdiri dari 3 bagian yaitu bagian awal, inti dan akhir, dimana masing-masing bagian dihubungkan dengan ragam gerak singgetan. Saran hasil penelitian adalah untuk masyarakat di Kabupaten Kebumen hendaknya mau mengapresiasi adanya potensi seni didaerahnya. Sikap ini dapat ditunjukan dengan sikap mau menonton dan mempelajari tari Lawet yang didalamnya mengandung makna simbolik yang dapat diambil nilai kehidupan untuk sehari-hari, dan untuk pencipta tari Lawet hendaknya harus mempertahankan keindahan gerak dan struktur gerak Tari Lawet, agar makna yang ada dalam tari Lawet tidak berubah.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Struktur, Makna simbolik, Tari Lawet di Kabupaten Kebumen
Subjects: M Music and Books on Music > M Music
N Fine Arts > NX Arts in general
Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik, S1 (Pendidikan Seni Tari)
Depositing User: Eko Handoyo Eko
Date Deposited: 15 Jan 2018 13:30
Last Modified: 15 Jan 2018 13:30
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/29127

Actions (login required)

View Item View Item