DAMPAK SOSIAL EKONOMI PASCA PEMBANGUNAN DOUBLE TRACK DI CEPU KIDUL (Studi Kasus di Dusun Cepu Kidul, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora


Niswatun Nikha Rinti Karianti, 3401411142 (2015) DAMPAK SOSIAL EKONOMI PASCA PEMBANGUNAN DOUBLE TRACK DI CEPU KIDUL (Studi Kasus di Dusun Cepu Kidul, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[thumbnail of 3401411142-S.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (995kB) | Preview

Abstract

Suatu pembangunan pastilah akan menimbulkan berbagai dampak yang mempengaruhi masyarakat sekitar. Begitu juga dengan pembangunan double track yang dilakukan oleh pemerintah lewat PT. KAI. Pembangunan tersebut sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat Cepu Kidul. Penelitian ini memiliki tujuan:1) Untuk mengetahui mengapa masyarakat mengalami dampak ekonomi dari pembangunan double track. 2) Untuk mengetahui bagaimana dampak ekonomi dari pembangunan double track terhadap masyarakat Cepu Kidul. Metode yang digunakan dalan penelitian ini adalah kualitatif. Lokasi penelitian adalah wilayah Cepu Kidul terutama RT 05 Kelurahan Cepu Kecamatan Cepu Kabupaten Blora karena pembangunan dan Penggusuran double track terjadi di wilayah tersebut. Subjek penelitian ini adalah masyarakat Cepu Kidul yang mengalami penggusuran akibat pembangunan double track yang masih bertempat tinggal di Cepu Kidul. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Masyarakat Cepu Kidul yang bekerja sebagai pegawai dinas perhubungan dan supir setelah penggusuran double track tidak begitu merasakan dampak ekonomi yang berpengaruh terhadap perekonomian dan penghasilan mereka karena mereka bekerja di luar lingkungan rumah mereka, sehingga pendapatan mereka tidak terpengaruh oleh adanya penggusuran dan pembangunan double track tersebut. 2) Masyarakat Cepu Kidul yang merupakan pensiunan pegawai dinas pendapatan daerah juga tidak banyak merasakan dampak ekonomi sama seperti masyarakat yang bekerja sebagai pegawai dinas perhubungan dan supir. 3) Masyarakat Cepu Kidul yang paling merasakan dampak ekonomi adalah yang bekerja sebagai pedagang. Mereka mengalami pengurangan pendapatan karena memang selain tempat mereka berjualan pindah juga banyak warga Cepu Kidul yang keluar dari Cepu Kidul oleh sebab itu pendapatan mereka berkurang karena pelanggan mereka juga berkurang. Setiap pembangunan pasti akan menimbulkan perubahan, sehingga masyarakat Cepu Kidul berusaha mencapai keseimbangan baru setelah perubahan tersebut. Saran dalam penelitian ini yaitu untuk PT. KAI sebaiknya membuat kebijakan tentang penggunaan dan pemanfaatan lahan sisa penggusuran. Untuk pemerintah daerah harus memperhatikan penataan tempat untuk daerah pasca penggusuran supaya tidak menjadi daerah tertinggal dan harus lebih memperhatikan nasib para pedagang di daerah pasca penggusuran. Untuk aparat desa agar mengajak masyarakat bekerja bakti dalam penanaman pohon supaya daerah pasca penggusuran menjadi lebih asri.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Dampak Sosial Ekonomi, Double Track, Pembangunan
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
H Social Sciences > HM Sociology
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, S1
Depositing User: suprianto mahasiswa unnes
Date Deposited: 11 Nov 2015 08:04
Last Modified: 11 Nov 2015 08:04
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/20951

Actions (login required)

View Item View Item