Pelaksanaan Eksekusi Pengosongan Gedung Bioskop Ura Patria (Studi Kasus: Putusan Perkara No. 115/Pdt.G/1995/PN.Ska)


Wahyu NandangHerawan, , 3450407051 (2012) Pelaksanaan Eksekusi Pengosongan Gedung Bioskop Ura Patria (Studi Kasus: Putusan Perkara No. 115/Pdt.G/1995/PN.Ska). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Pelaksanaan Eksekusi Pengosongan Gedung Bioskop Ura Patria (Studi Kasus: Putusan Perkara No. 115/Pdt.G/1995/PN.Ska)] Microsoft Word (Pelaksanaan Eksekusi Pengosongan Gedung Bioskop Ura Patria (Studi Kasus: Putusan Perkara No. 115/Pdt.G/1995/PN.Ska)) - Published Version
Download (13kB)

Abstract

Tahap eksekusi dilaksanakan apabila pihak yang kalah tidak mau memenuhi isi putusan dengan sukarela. Eksekusi dapat dijalankan apabila sudah ada permohonan eksekusi dari pihak yang menang. Pada dasarnya putusan hakim yang dapat dimohonkan eksekusi adalah putusan bersifat condemnatoir. Eksekusi merupakan suatu upaya hukum untuk merealisasi kewajiban pihak yang kalah dalam suatu perkara untuk memenuhi isi putusan. Adapun rumusan masalah dalam skripsi ini adalah 1. Bagaimana pelaksanaan eksekusi pengosongan gedung bioskop Ura Patria?, 2. Faktor-faktor apakah yang menyebabkan timbulnya hambatan- hambatan eksekusi dalam perkara No. 115/Pdt.G/1995/PN.Ska tentang pengosongan gedung bioskop Ura Patria?, 3. Upaya-upaya apa sajakah yang ditempuh untuk mengatasi hambatan tersebut?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan eksekusi pengosongan gedung bioskop Ura Patria, untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya hambatan-hambatan eksekusi dalam perkara No. 115/Pdt.G/1995/PN.Ska tentang pengosongan gedung bioskop Ura Patria, untuk mengetahui upaya-upaya yang ditempuh untuk mengatasi hambatan tersebut. Adapun manfaat dari penelititan ini diharapkan dapat berguna dalam perkembangan ilmu hukum, khususnya bidang hukum perdata dan masukan bagi pihak–pihak yang terkait dengan masalah eksekusi riil khususnya tentang pengosongan gedung bioskop Ura Patria. Penulis dalam penulisan skripsi ini menggunakanan metode penelitian kualitatif, yang dimaksud dengan penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menggunakan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Metode pengumpulan data meliputi: wawancara, dokumen dan studi pustaka. Adapun dari hasil penelitian yaitu pelaksanaan eksekusi pengosongan gedung bioskop Ura Patria berdasarkan atas gugatan dari pihak Sundoro Husea kepada Yayasan Ura Patria kemudian dimenangkan oleh pihak Sundoro Husea. Dari hasil penelitian, penulis dapat menyimpulkan bahwa pelaksanaan eksekusi pengosongan gedung bioskop Ura Patria telah berjalan dengan lancar sesuai dengan pasal 1033 RV. Hambatan – hambatan yang terjadi didalam pelaksanaan eksekusi pengosongan gedung bioskop Ura Patria yaitu adanya perlawanan secara fisik, adanya objek masih dalam perkara lain, dan adanya upaya hukum lain seperti perlawanan, banding dan kasasi. Adapun upaya – upaya untuk mengatasi hambatan – hambatan tersebut yaitu pendekatan secara personal dengan pihak tereksekusi, penambahan jumlah aparat keamanan, pengkondisian para preman dilokasi sekitar eksekusi dan pelaksanaan putusan Uitvoerbaar bij Voorraad

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Eksekusi, Pengosongan.
Subjects: K Law > K Law (General)
Fakultas: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum, S1
Depositing User: budi Budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 20 Sep 2012 05:10
Last Modified: 20 Sep 2012 05:10
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/15586

Actions (login required)

View Item View Item