Meningkatkan Kemampuan Interaksi Sosial Siswa Introvert Di Kelas Menggunakan Konseling Behaviour Teknik Latihan Asertif Siswa Kelas XI SMA N 1 Bojong Kabupaten Pekalongan Tahun Ajaran 2011/2012.


Dian Maria.Ulfa, 1301407050 (2012) Meningkatkan Kemampuan Interaksi Sosial Siswa Introvert Di Kelas Menggunakan Konseling Behaviour Teknik Latihan Asertif Siswa Kelas XI SMA N 1 Bojong Kabupaten Pekalongan Tahun Ajaran 2011/2012. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Meningkatkan Kemampuan Interaksi Sosial Siswa Introvert Di Kelas Menggunakan Konseling Behaviour Teknik Latihan Asertif Siswa Kelas XI SMA N 1 Bojong Kabupaten Pekalongan Tahun Ajaran 2011/2012.] Microsoft Word (Meningkatkan Kemampuan Interaksi Sosial Siswa Introvert Di Kelas Menggunakan Konseling Behaviour Teknik Latihan Asertif Siswa Kelas XI SMA N 1 Bojong Kabupaten Pekalongan Tahun Ajaran 2011/2012.) - Published Version
Download (13kB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan fenomena yang ada di SMA Negeri 1 Bojong Kabupaten Pekalongan yang menunjukkan bahwa terdapat siswa yang memiliki kemampuan interaksi sosial rendah pada siswa introvert. Melalui pemberian konseling behaviour teknik latihan asertif diharapkan kemampuan interaksi sosial rendah pada siswa introvert dapat ditingkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya dan keberhasilan dalam meningkatkan kemampuan interaksi sosial rendah pada siswa introvert melalui konseling behaviour teknik latihan asertif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan dengan melaksanakan dua siklus tindakan. Subyek penelitian dalam penelitian ini adalah dua siswa yang memiliki kemampuan interaksi sosial rendah di kelas serta memiliki berkepribadian introvert. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk menganalisis data digunakan teknik analisis data kualitatif dan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan kedua konseli mengalami kemampuan interaksi sosial rendah di kelas pada siswa introvert. Gejala yang muncul yaitu kedua konseli memiliki kemampuan kontak sosial dan komunikasi yang sangat rendah. Sebelum diberikan konseling behaviour teknik latihan asertif konseli memiliki kemampuan interaksi sosial sangat rendah. Selama diberikan konseling behaviour dengan teknik latihan asertif dengan tindakan siklus I dan II, kemampuan interaksi sosial di kelas siswa introvert pada konseli 1 menunjukkan adanya peningkatan mulai dari kriteria sangat rendah, rendah menjadi tinggi. Sedangkan pada konseli 2 selama diberikan konseling behaviour dengan teknik latihan asertif dengan tindakan siklus 1 dan 2, kemampuan interaksi sosial rendah di kelas siswa introvert berada pada kriteria sangat rendah, tinggi dan tinggi. Dan setelah diberikan konseling dengan tindakan siklus 1 dan 2, kemampuan interaksi sosial siswa introvert di kelas berada pada kriteria sangat tinggi dengan peningkatan persentase. Disimpulkan bahwa kemampuan interaksi sosial siswa introvert di kelas dapat ditingkatkan menggunakan pendekatan konseling behaviour melalui teknik latihan asertif. Saran bagi siswa, orang tua dan pihak sekolah diharapkan mampu meningkatkan kemampuan interaksi sosial siswa introvert di kelas.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: interaksi sosial siswa introvert, konseling behaviour teknik latihan asertif.
Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Bimbingan dan Konseling, S1
Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Bimbingan dan Konseling (S1)
Depositing User: budi Budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 23 Aug 2012 02:06
Last Modified: 23 Aug 2012 02:06
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/14050

Actions (login required)

View Item View Item