Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Pada Bursa Efek Indonesia Tahun 2007-2009


Edo Setya Prayudo, 3351405089 (2011) Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Pada Bursa Efek Indonesia Tahun 2007-2009. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Pada Bursa Efek Indonesia Tahun 2007-2009] Microsoft Word (Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Pada Bursa Efek Indonesia Tahun 2007-2009) - Published Version
Download (35kB)

Abstract

Perusahaan manufaktur merupakan jumlah emiten yang terbesar dibandingkan dengan jumlah emiten di BEI. Dengan jumlah besar tersebut perusahaan-perusahaan manufaktur mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap dinamika yang terjadi di BEI. Harga saham manufaktur yang berubah cukup cepat, maka berdampak pada gairah pasar modal dan investor. Hal ini pula yang menyebab investasi perusahaan manufaktur bisa berubah-ubah dan menyebabkan return fluktuasi dari perode ke periode. Banyak faktor yang mempengaruhi harga saham. Faktor yang dapat mempengaruhi pergerakan harga saham adalah proyeksi laba per lembar saham, saat diperoleh laba, tingkat resiko dari proyeksi laba, proporsi utang perusahaan terhadap ekuitas, serta kebijakan pembagian deviden. Faktor lainnya yang dapat mempengaruhi pergerakan harga saham adalah kendala eksternal seperti kegiatan perekonomian pada umumnya, pajak dan keadaan bursa saham. Berdasar pada penelitian terdahulu dan menimbulkan hasil yang berbeda-beda mengenai pengaruh Debt to Equity Ratio (DER), Price Earning Ratio (PER), Return of Equity (ROE) dan Return of Assets (ROA) terhadap return saham, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut. Sampel dari penelitian ini adalah perusahaan manufaktur di BEI yang memenuhi syarat yang ditentukan peneliti yaitu a) Perusahaan yang secara kontinu mengeluarkan laporan keuangan dari tahun 2007-2009. b) Mempublikasikan laporan keuangan lengkap per 31 Desember berturut-turut pada tahun 2007-2009. c) Perusahaan yang telah menyerahkan laporan keuangan lengkap per 31 Desember 2007-2009 sampai batas waktu terakhir yaitu pada tanggal 31 Maret sampai 30 hari kalender tahun berikutnya. Dari kriteria tersebut, peneliti mengambil sampel sejumlah 25 perusahaan manufaktur. Hasil penelitian diperoleh uji simultan terhadap return saham signifikannya 0,352, dan nilai Fhitung adalah 4,313 dengan Ftabel 2,85. Kemudian uji parsial terhadap return saham dari DER, PER, ROE, ROA berturut-turut nilai signifikan, nilai thitung serta ttabel adalah sebagai berikut 0,993; 0,390; 0,000; 0,004; -0,008; 0,869; 3,883; -3,051. Dari hasil penelitian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa DER dan PER, tidak berpengaruh terhadap return saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2007-2009. ROE berpengaruh positif return saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2007-2009. ROA berpengaruf negatif return saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2007-2009. Saran yang diberikan, peneliti yang akan menguji kembali menggunakan variabel Debt to Equity Ratio (DER), Price Earning Ratio (PER), Return On Equity (ROE), dan Return On Assets (ROA) terhadap Return Saham, sebaiknya menggunakan teknik pengambilan sampel yang berbeda dari yang digunakan oleh peneliti. Hasilnya diharapkan dapat lebih mengetahui pengaruhnya terhadap variabel dependen.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Kinerja Keuangan, Return Saham, Perusahaan Manufaktur
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Fakultas: Fakultas Ekonomi > Akuntansi, S1
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 11 Jul 2012 01:55
Last Modified: 11 Jul 2012 01:55
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/13336

Actions (login required)

View Item View Item