Warna Lokal dalam Kumpulan Crita Cekak Blangkon


Wahyu Adi Purwanto, 2102407133 (2012) Warna Lokal dalam Kumpulan Crita Cekak Blangkon. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Warna Lokal dalam Kumpulan Crita Cekak Blangkon] Microsoft Word (Warna Lokal dalam Kumpulan Crita Cekak Blangkon) - Published Version
Download (27kB)

Abstract

Warna lokal adalah lokalitas yang menggambarkan ciri khas dari sebuah daerah tertentu. Pengarang sebagai bagian dari masyarakat tersebut, dalam menciptakan karya-karya sastranya pasti tidak akan meninggalkan warna lokal dari daerahnya. Penggambaran warna lokal ini dapat dijadikan sebagai pedoman pembaca yang menikamati karya sastra untuk mendapatkan ciri khas suatu lingkungan pada masyarakat daerah tertentu. Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan maslah yang diangkat dalam penelitian ini adalah Pertama, di unsur manakah warna lokal yang terekspresi dalam Kumpulan Crita Cekak Blangkon. Kedua, bagaimakah wujud warna lokal dalam Kumpulan Crita Cekak Blangkon. Tujuan dalam kajian ini adalah untuk mengetahui letak unsur warna lokal yang terekspresi dalam Kumpulan Crita Cekak Blangkon, serta mengetahui wujud warna lokal dalam Kumpulan Crita Cekak Blangkon. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan objektif. Pendekatan ini memandang bahwa teks bersifat otonom dan absolut artinya teks tersebut dapat bermakna apabila dihubungkan dengan unsur-unsur lain yang ada di dalam teks. Dua permasalahan dalam skripsi ini dianalisis menggunakan metode struktural. Permasalah pertama dikaji mengunakan Teori strukturalisme untuk mendeskripsikan unsur pembangun dalam karya sastra yang mengungkap unsur warna lokal berupa: tokoh, latar, dan gaya bahasa dalam Kumpulan Crita Cekak Blangkon. Sedangkan permasalah yang keduan dikaji dengan teori budaya yang mengungkap tentang wujud warna lokal berupa tujuh unsur kebudayaan yaitu bahasa, sistem teknologi, jenis pekerjaan, adat masyarakat, pandangan hidup, sistem religi dan pakaian, yang terdapat dalam Kumpulan Crita Cekak Blangkon. Hasil analisis yang diperoleh dari penelitian ini yaitu: Pertama, letak unsur warna lokal yang tersekspresi dalam Kumpulan Crita Cekak Blangkon meliputi: (a) tokoh berupa nama tokoh; (b) latar berupa latar tempat, latar waktu, dan latar sosial; dan (c) gaya bahasa meliputi diksi, fraseologi (frasa, candrane awak, dan ungkapan-ungkapan Jawa: bebasan, saloka, paribasan, wangsalan). Kedua, wujud warna lokal berupa tujuh unsur kebudayaan yang terdapat dalam Kumpulan Crita Cekak Blangkon, meliputi: (1) bahasa Jawa dialek Surabaya; (2) sistem tekologi: blangkon dengan helm, bambu wuluh (bambu runcing) dan pistol-pistol karatan dengan senjata serba lengkap dan modern, nelayan-nelayan tradisional dengan nelayan yang alatnya modern, sepeda dengan kendaraan, ojek dengan jalan kaki, sepeda motor dengan sepeda jengki lama, jembatan dengan menyebrang sungai ; (3) jenis pekerjaan: kadang misaya mina, tukang ojek, tukang becak, bayan, blantik; (4) adat masyarakat Jawa: grebeg suro, dina prepegan, kendhuri, uleman kendhuren; (5) pandangan hidup: blangkon, dan semat lan pangkat; (6) sistem religi: Nyai Rara Kidul, primbon, dukun, Alloh, wong abangan, Gusti, dan Pangeran Kang Maha Kuwasa; dan (7) pakaian Jawa berupa blangkon dan jarit. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan dan tambahan referen dalam penelitian yang berhubungan dengan kajian struktural sastra fiksi. Khususnya pemahaman mengenai penyajian warna lokal dalam crita cekak. Bagi para pengarang dalam membuat karya-karya sastra Jawa janganlah ragu untuk menuangkan ide dasar pada setiap karya dengan landasan warna lokal daerah tempat asal. Penggunaan warna lokal ini dapat membantu pembaca dalam memahami ciri khas dari para pengarang maupun tempat dari mana karya sastra tersebut diciptakan.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: warna lokal, crita cekak
Subjects: P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures > PI1 Indonesia > Pendidikan Bahasa dan Sastra
G Geography. Anthropology. Recreation > GR Folklore
Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa (S1)
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 04 Jul 2012 02:50
Last Modified: 04 Jul 2012 02:50
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/12930

Actions (login required)

View Item View Item