Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Daerah dan Inflasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Jawa Tengah tahun 2005-2009


NaniTriana Sri Rejeki, 7450407047 (2012) Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Daerah dan Inflasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Jawa Tengah tahun 2005-2009. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Daerah dan Inflasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Jawa Tengah tahun 2005-2009] Microsoft Word (Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Daerah dan Inflasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Jawa Tengah tahun 2005-2009) - Published Version
Download (25kB)

Abstract

NaniTriana Sri Rejeki. 2012. “Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Daerah dan Inflasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Jawa Tengah tahun 2005-2009”. Skripsi. Jurusan Ekonomi Pembangunan. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I : Dr. P.Eko Prasetyo, M.Si. Pembimbing II : Shanty Oktavilia, SE, M.Si. Kata Kunci : Pengeluaran pemerintah daerah, inflasi, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi yang rendah. Padatahun 2009 pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan sebesar 4,71%. Permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana pengaruh pengeluaran pemerintah daerah dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi. Tujuan penelitian ini yaitu 1) untuk mengidentifikasi pengaruh pengeluaran pemerintah daerah dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi, 2) menganalisis pengaruh pengeluaran pemerintah daerah dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah, 3) merumuskan dan merekomendasikan langkah yang diambil untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Objek penelitian ini dilakukan pada seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Tengahtahun 2005-2009. Teknik pengumpulan data digunakan metode dokumentasi dengan jenis data yang digunakan adalah data panel (deret waktu dan deret hitung). Teknik data yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan program Eviwes 6. Hasil analisis data menunjukan bahwa nilai F statistik sebesar 17,87103 itu berarti secara bersama-sama variabel pengeluaran pemerintah daerah dan inflasi berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Sedangkan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,823384 itu artinya variasi pertumbuhan ekonomi (Y) sebesar 82,33% dipengaruhi oleh pengeluaran pemerintah daerah dan inflasi dan sisanya sebesar 17,67% dipengaruhi oleh faktor lain. Secara parsial variabel independen yaitu pengeluaran pemerintah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh yang signifikan antara pengeluaran pemerintah daerah dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Saran dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam hal pengeluaran pemerintah sebaiknya Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) lebih memperbesar pengeluaran yang bersifat produktif seperti pengeluaran pembangunan untuk pendidikan dan infrastruktur sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Dinas perdagangan hendakny melakukan operasi pasar secara berkala guna menjaga harga-harga berbagai komoditas agar inflasi tetap stabil. Untuk perbankan dan lembaga keuangan bank sebaiknya melakukan pembatasan pemberian kredit agar jumlah uang yang beredar di masyarakat berkurang dan inflasi dapat ditekan. Bagi dunia usaha sebaiknya memaksimalkan kredit usaha untuk pembangunan usaha.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Pengeluaran pemerintah daerah, inflasi, pertumbuhan ekonomi
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
Fakultas: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Pembangunan, S1
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 08 May 2012 04:24
Last Modified: 08 May 2012 04:24
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/11869

Actions (login required)

View Item View Item