Analisis dan Maintenance Sistem Lampu Tanda Belok Isuzu Panther


Arman Seruli , 5250307014 (2011) Analisis dan Maintenance Sistem Lampu Tanda Belok Isuzu Panther. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Analisis dan Maintenance Sistem Lampu Tanda Belok Isuzu Panther]
Preview
PDF (Analisis dan Maintenance Sistem Lampu Tanda Belok Isuzu Panther) - Published Version
Download (1MB) | Preview

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan laporan Tugas Akhir ini yaitu: 1. Menjelaskan komponen-komponen sistem kelistrikan body khususnya pada lampu tanda belok, 2. Menjelaskan bagaimana cara kerja sistem lampu tanda belok, 3. Menganalisa berapa jumlah arus yang mengalir pada sistem lampu tanda belok yang terdapat pada Isuzu Panther, 4. Menganalisis gangguan apa saja yang mungkin terjadi, bagaimanakah cara mengatasi gangguan tersebut serta mengetahui perawatan sistem lampu tanda belok. Komponen utama pada lampu tanda belok antara lain: 1. Indicator lampu tanda belok, 2. Saklar Lampu Tanda Belok, 3. Flasher, 4. Lampu tanda belok (lampu sein), 5. Saklar Tanda Peringatan (hazard), 6. Sekering, 7. Relay, 8. Connector, 9. Baterai. Cara kerja rangkaian lampu tanda belok mobil Isuzu Panther dengan menggunakan flasher tipe semi transistor. saat saklar lampu tanda belok posisi on. arus dari baterai → ignition switch → terminal B → sirkuit transistor on → capasitor penuh → kontak poin relay bergeser on/off → terminal L → turn signal switch → lampu tanda belok → massa. Akibatnya lampu tanda belok menyala. Pengukuran arus menggunakan pedoman rumus Kuat Arus Satu Fase. Hasil penghitungan arus yang meggunakan Rumus ”Kuat Arus Satu Fase” dengan persamaan (1) lampu tanda belok bagian kiri/kanan 4,1 A, sedangkan untuk lampu hazard 8,3 A. Hasil penghitungan tahanan yang menggunakan rumus persamaan (2) = 2,23 Ω. Untuk perawatan dan penanganan dari tiap – tiap kerusakan sistem lampu tanda belok tersebut harus disesuaikan dengan macam kerusakan dan juga standar spesifikasi dari masing – masing komponen sesuai dengan spesifikasi pabrik. Pada tiap lampu memiliki daya yang berbeda-beda sehingga arus yang mengalir juga berbeda-beda. Kita harus mengetahui arus yang mengalir tiap lampu agar pada saat penggantian komponen yang rusak tidak terjadi kesalahan umumnya perbaikan. Permasalahan yang serung terjadi pada sistem lampu tanda belok umumnya disebabkan oleh: 1. Indicator lampu sein tidak berkedip dengan interval waktu yang normal, 2. Indicator lampu sein tidak menyala pada saat lampu sein digunakan, 3. Salah satu lampu tanda belok putus, 4. Lampu tanda belok tidak menyala, 5. Filamen bola lampu yang putus, 6. Sekering yang putus, 7. Konektor atau saklar yang telah rusak, 8. Relay dan flasher yang telah rusak

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Analisis dan Maintenance Sistem Lampu Tanda Belok Isuzu Panther
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T201 Patents. Trademarks
Fakultas: Fakultas Teknik > Teknik Mesin, D3
Depositing User: budi Budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 30 Nov 2011 01:10
Last Modified: 25 Apr 2015 07:47
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/10122

Actions (login required)

View Item View Item