KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT PADA MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN GEOGEBRA


Sufah Iliya Manazila, 0401520031 (2023) KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT PADA MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN GEOGEBRA. Masters thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 0401520031_Sufah Iliya Manazila_TESIS LENGKAP - Sufah Iliya Manazila.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif merupakan salah satu kemampuan yang dituntut pada abad 21. Daya juang (Adversity Quotient) juga sangat diperlukan dalam mengungkapkan ide kreatif dan menghadapi kesulitan. Kemampuan berpikir kreatif matematis siswa di sekolah belum optimal khususnya di MTs Minhajut Tholabah Purbalingga. Oleh karena itu, diperlukan suatu alternatif pembelajaran yang dapat memfasilitasi kemampuan berpikir kreatif matematis yaitu model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan Geogebra. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan analisis tentang kualitas pembelajaran dengan model Problem Based Learning berbantuan Geogebra terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dan mendapatkan analisis tentang kemampuan berpikir kreatif matematis siswa ditinjau dari Adversity Quotient pada model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan Geogebra. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode penelitian kombinasi (mixed method) dengan desain sequential explanatory. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Minhajut Tholabah Purbalingga tahun pelajaran 2021/2022. Sampel pada penelitian ini yaitu kelas VII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII D sebagai kelas kontrol. Subjek penelitian dipilih berdasarkan pola pada masing-masing tipe Adversity Quotient. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu tes, kuesioner, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model Problem Based Learning berbantuan Geogebra berkualitas baik berdasarkan tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Hasil analisis kemampuan berpikir kreatif matematis ditinjau dari adversity quotient yaitu siswa dengan tipe climber memenuhi indikator fluency, flexibility, originality, dan elaboration. Siswa dengan tipe camper memenuhi indikator elaboration dan cukup memenuhi indikator fluency, flexibility, dan originality. Siswa dengan tipe quitter kurang memenuhi indikator fluency dan elaboration serta cukup memenuhi indikator flexibility dan originality. Hasil analisis berdasarkan tahapan berpikir kreatif menunjukkan bahwa siswa dengan tipe climber, camper, dan quitter mengumpulkan informasi pada tahap persiapan. Siswa dengan tipe climber, camper, dan quitter merenungkan informasi dan mengaitkan dengan pengetahuan sebelumnya pada tahap inkubasi. Pencapaian tahap iluminasi dan verifikasi pada masing-masing tipe adversity quotient berbeda-beda.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Mathematical Creative Thinking Ability, Adversity Quotient, Problem Based Learning, Geogebra
Subjects: Q Science > QA Mathematics
Q Science > QA Mathematics > Mathematics Education
Fakultas: Pasca Sarjana > Pendidikan Matematika, S2
Depositing User: TUKP unnes
Date Deposited: 22 Sep 2023 12:58
Last Modified: 22 Sep 2023 12:58
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/60023

Actions (login required)

View Item View Item