PEMANFAATAN KULIT ARI KEDELAI DENGAN PENAMBAHAN WIJEN UNTUK PEMBUATAN YOGHURT ARTIFISIAL


Hannifah Rizky Amaliani, .5404417014 (2022) PEMANFAATAN KULIT ARI KEDELAI DENGAN PENAMBAHAN WIJEN UNTUK PEMBUATAN YOGHURT ARTIFISIAL. Under Graduates thesis, Unnes.

[thumbnail of 5404417014 - Hannifah Rizky A.pdf] PDF
Download (2MB)
[thumbnail of 5404417014 - Hannifah Rizky A.pdf] PDF
Download (2MB)
[thumbnail of 5404417014 - Hannifah Rizky A.pdf] PDF
Download (2MB)

Abstract

Yoghurt artifisial terbuat dari sari kulit ari kedelai, susu skim, wijen, gula, dan starter. Yoghurt artifisial termasuk produk olahan makanan yang dihasilkan melalui fermentasi bakteri asam laktat. Pada penelitian ini dilakukan penambahan wijen yang berbeda sebanyak 0% (kontrol) pada sampel A, 6% pada sampel B,10% pada sampel C, dan 14% pada sampel D pembuatan yoghurt artifisial bertujuan untuk mengetahui kesukaan, kandungan kadar lemak dan baktei coliform pada yoghurt artifisial. Variabel bebas pada penelitian ini yaitu penambahan wijen presentase 0%,6%,10%, dan 14%. Variabel terikatnya adalah perbedaan kesukaan masyarakat dengan indikator keseluruhan, warna putih khas yoghurt, aroma khas yoghurt, aroma langu, kekentalan, rasa asam, rasa manis, dan konsistensi homogen serta kandungan kadar lemak dan bakteri coliform. Variabel kontrolnya adalah komposisi bahan, peralatan, proses pembuatan, dan tempat. Metode pengumpulan data menggunakan penilaian subjektif yaitu uji kesukaan, serta penilaian objektif berupa uji laboratorium kandungan kadar lemak dan bakteri coliform. Desain eksperimen menggunakan True Experiment Design. Metode analisis yang digunakan yaitu uji Kruskal Wallis lalu dilanjutkan dengan uji Mann Whitney apabila ada perbedaan kesukaan menggunakan aplikasi spss 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan kesukaan yoghurt artifisial penambahan wijen pada indikator rasa asam dan rasa manis. Nilai signifikasi pada indikator rasa asam dan rasa manis yaitu 0,00 < 0,05. Uji laboratorium kandungan kadar lemak sampel A sebesar 0,140%, sampel B sebanyak 0,340%, sampel C sebanyak 0,280% , dan sampel D sebanyak 0,240%. Uji laboratorium bakteri coliform sampel A sebanyak 0,38x105 ml, sampel B sebanyak 0,28x105 ml, sampel C sebanyak 0,21x105 ml, dan D sebanyak 0,19x105 ml. Saran penelitian 1) Proses penanganan awal pada kulit ari kedelai menggunakan teknik kukus kurang efektif untuk menghilangkan aroma langu pada proses pembuatan yoghurt artifisial. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai penanganan awal kulit ari kedelai dengan teknik masak yang lain pada kulit ari kedelai sehingga menghasilkan yoghurt artifisial yang tidak langu dan aman dikonsumsi.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Yoghurt kulit ari kedelai, Wijen, Kadar Lemak, Bakteri Coliform.
Subjects: T Technology > TY Pendidikan Kesejahteraan Keluarga > TY2 Tata Boga S1
Fakultas: Fakultas Teknik > Pendidikan Tata Boga, S1
Depositing User: sri yuniati perpustakaan
Date Deposited: 18 Jul 2023 08:11
Last Modified: 05 Apr 2024 02:08
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/59607

Actions (login required)

View Item View Item