KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS VIII PADA PROBLEM BASED LEARNING PENDEKATAN OPEN-ENDED DITINJAU DARI SELF EFFICACY


Inggit Kusuma Wardani , 4101413043 (2017) KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS VIII PADA PROBLEM BASED LEARNING PENDEKATAN OPEN-ENDED DITINJAU DARI SELF EFFICACY. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 4101413043.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (549kB) | Preview

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif adalah kemampuan menemukan banyak kemungkinan jawaban terhadap suatu masalah, dimana penekanannya pada kuantitas, ketepatgunaan, dan keberagaman jawaban. Penggunaan problem based learning dengan pendekatan open-ended dapat menjadi model pembelajaran yang tepat dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Pemahaman terhadap tingkat self efficacy juga harus diperhatikan agar karakteristik kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan suatu masalah dapat diketahui dengan jelas. Penelitian ini bertujuan (1) menguji ketuntasan problem based learning pendekatan open-ended terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa, (2) menguji kemampuan berpikir kreatif pada problem based learning pendekatan open-ended lebih tinggi dari kemampuan berpikir kreatif pada problem based learning serta (3) mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif pada problem based learning pendekatan open-ended ditinjau dari self efficacy. Penelitian mixed methode ini menggunakan desain squential explanatory. Subjek penelitian diambil berdasarkan tingkat self efficacy dan diperoleh 2 siswa dengan self efficacy tinggi, 2 siswa dengan self efficacy sedang dan 2 siswa dengan self efficacy rendah. Hasil penelitian (1) problem based learning pendekatan open-ended terhadap kemampuan berpikir kreatif dapat mencapai ketuntasal klasikal (2) kemampuan berpikir kreatif pada problem based learning pendekatan open-ended lebih tinggi dari kemampuan berpikir kreatif pada problem based learning, (3) siswa dengan self efficacy tinggi mampu menguasai indikator fluency, flexibility, originality dan elaboration (hanya menuliskan sebagian proses penyelesaian). Siswa dengan self efficacy sedang mampu menguasai indikator fluency, originality dan elaboration (menuliskan lengkap proses penyelesaiannya) dan kurang mampu dalam indikator flexibility (merasa kesulitan menemukan cara penyelesaian yang beragam). Siswa dengan self efficacy rendah cukup mampu menguasai indikator fluency, originality dan elabration (siswa tidak melanjutkan penyelesaiannya ketika menghadapi kesulitan) dan kurang mampu dalam indikator flexibilty (hanya mampu menemukan cara awal). Penelitian ini dapat dijadikan acuan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa pada masing-masing tingkat self efficacy. Karakteristik siswa dalam menyelesaikan masalah pada masing-masing indikator menjadi dasar dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Kemampuan Berpikir Kreatif, Problem Based Learning, Pendekatan Open Ended, Self Efficacy
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
L Education > Special Education > Mathematics Education
Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika, S1
Depositing User: Users 7 not found.
Date Deposited: 03 Jan 2019 17:19
Last Modified: 03 Jan 2019 17:20
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/32107

Actions (login required)

View Item View Item