PENGAMBILAN MINYAK MIKROALGA CHLORELLA SP. DENGAN METODE MICROWAVE ASSISTED EXTRACTION
Wildan Syaeful Barqi, 5511312003 (2015) PENGAMBILAN MINYAK MIKROALGA CHLORELLA SP. DENGAN METODE MICROWAVE ASSISTED EXTRACTION. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.
Preview |
PDF
Download (1MB) | Preview |
Preview |
PDF
Download (1MB) | Preview |
Preview |
PDF
Download (1MB) | Preview |
Preview |
PDF
Download (1MB) | Preview |
Preview |
PDF
Download (1MB) | Preview |
Preview |
PDF
- Published Version
Download (1MB) | Preview |
Abstract
Biodiesel berasal dari lemak alami seperti minyak nabati, minyak hewan atau minyak goreng bekas yang dapat dimanfaatkan baik secara langsung maupun ditambahkan dengan minyak diesel. Namun, sumber minyak nabati yang ada di Indonesia memiliki kelemahan diantaranya memerlukan lahan yang luas, mengganggu keamanan pangan, serta memliki potensi meningkatkan harga bahan pangan. Salah satu sumber minyak nabati yang dapat mengatasi permasalahan tersebut adalah mikroalga. Mikroalga memiliki beberapa kelebihan yaitu, pertumbuhan yang cepat, tidak membutuhkan tanah subur, dan tidak berkompetisi dengan pangan. Alternatif proses produksi minyak mikroalga yang digunakan adalah metode Microwave Assisted Extraction (MAE). Kelebihan MAE adalah waktu ekstraksi dan kebutuhan pelarut yang relatif rendah dibanding ekstraksi konvensional. Proses pengambilan minyak mikroalga dimulai dengan penambahan air ke dalam 50 gram Chlorella sp. dengan perbandingan 4:1. Kemudian untuk menghomogenkan campuran, digunakan shaker dengan kecepatan 300 rpm selama 1 jam. Proses selanjutnya adalah ekstraksi menggunakan microwave oven dengan variasi daya 300 W selama 10 dan 20 menit serta 450 W selama 10 dan 20 menit. Campuran kemudian disaring dengan corong buchner. Filtrat berupa minyak Chlorella sp. yang jumlahnya sangat sedikit, sehingga untuk memisahkannya dengan air diperlukan pelarut nonpolar. Heksana ditambahkan dalam filtrat dengan perbandingan 1:2 dan diekstraksi selama 3 hari. Lapisan bawah berupa campuran heksana dan minyak kemudian diambil dan didistilasi dengan suhu 70 ºC. Hasil rendemen terbesar antara perbandingan daya dan waktu yang digunakan adalah variasi daya 450 W selama 20 menit yaitu 0,547%, dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa kerusakan dinding sel Chlorella sp. dipengaruhi oleh daya dan waktu ekstraksi. Minyak Chlorella sp. dilakukan uji GC-MS untuk mengetahui komponennya. Berdasarkan uji GC-MS, minyak mikroalga hasil ekstraksi mengandung asam oleat. Asam oleat adalah asam lemah tidak jenuh rantai panjang dengan rumus molekul CH3(CH2)7CH=CH(CH2)7COOH.
Item Type: | Thesis (Under Graduates) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Chlorella sp., Microwave Assisted Extraction (MAE) |
Subjects: | T Technology > TP Chemical technology |
Fakultas: | Fakultas Teknik > Teknik Kimia D3 |
Depositing User: | titin fitriyani unnes |
Date Deposited: | 11 Nov 2015 23:28 |
Last Modified: | 11 Nov 2015 23:28 |
URI: | http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/21288 |
Actions (login required)
View Item |