ANALISIS BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING KELAS XI IPS 3 SMA NEGERI 2 KEBUMEN TAHUN AJARAN 2022/2023


Destiana Safitri, 3101419078 (2023) ANALISIS BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING KELAS XI IPS 3 SMA NEGERI 2 KEBUMEN TAHUN AJARAN 2022/2023. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[thumbnail of Skripsi] PDF (Skripsi) - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Pembelajaran sejarah bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Akan tetapi, kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 2 Kebumen dalam pembelajaran sejarah masih rendah. Hal tersebut karena siswa kurang aktif dalam pembelajaran, rasa ingin tahu siswayang masih kurang, pembelajaran lebih menekankan pada kemampuan kognitif yaitu menghafal. Salah satu upaya untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa adalah pembelajaran sejarah dengan mengggunakan model problem based learning. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis berpikir kritis siswa dalam pembelajaran sejarah dengan model problem based learning kelas XI IPS 3 SMA Negeri 2 Kebumen. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan yaitu informan dari guru sejarah, dan siswa kelas XI IPS 3. Sumber data yang lain yaitu aktivitas pembelajaran sejarah dan studi dokumen sejarah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Uji validitas data menggunakan triangulasi teknik, uji credibility (validitas internal), transferability (validitas eksternal), dependability (reliabilitas), dan confirmability (obyektivitas). Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pembelajaran sejarah dengan model problem based learning, kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI IPS 3 dapat dikatakan cukup baik. Dari 12 indikator berpikir kritis, terdapat delapan indikator yang sudah dipenuhi maupun dikuasai dengan baik oleh siswa. Namun, masih terdapat empat indikator yang masih kurang menonjol. Empat indikator tersebut antara lain yaitu membuat deduksi dan mempertimbangkan hasil deduksi, membuat induksi dan mempertimbangkan hasil induksi, mendefinisikan istilah dan mempertimbangkan definisi, dan mengidentifikasi asumsi. Pelaksanaan pembelajaran sejarah dengan menggunakan model problem based learning di kelas XI IPS 3 berjalan sesuai dengan sintaks model problem based learning. Guru harus mendorong dan membimbing siswa untuk aktif dalam pembelajaran guna menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Berpikir Kritis, Pembelajaran Sejarah, Problem Based Learning
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Pendidikan Sejarah, S1
Depositing User: TUKP unnes
Date Deposited: 30 Jan 2026 03:55
Last Modified: 30 Jan 2026 03:55
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/74710

Actions (login required)

View Item View Item