Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Industri Kecil Knalpot Di Desa Sayangan Kecamatan Purbalingga Kabupaten Purbalingga

Ubaid Elzaki , 3353402011 (2009) Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Industri Kecil Knalpot Di Desa Sayangan Kecamatan Purbalingga Kabupaten Purbalingga. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Industri Kecil Knalpot Di Desa Sayangan Kecamatan Purbalingga Kabupaten Purbalingga) - Published Version
Download (532Kb)

    Abstract

    Kebijakan otonomi daerah menyebabkan pengembangan UMKM menjadi sangat relevan dilakukan di daerah-daerah di Indonesia karena struktur usaha yang berkembang selama ini bertumpu pada keberadaan industri mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pengembangan UMKM masih mengalami kendala karena UMKM masih menghadapi masalah seperti masalah keterbatasan modal, teknik produksi, bahan baku, pemasaran, manajemen teknologi, keterbatasan dalam mengakses informasi pasar dan keterbatasan jaringan kerja. Maka untuk meningkatkan perkembangan UMKM perlu dikaji mengenai faktor-faktor apa yang mempengaruhi perkembangan UMKM dan Indentifikasi yang tepat terhadap permasalahan yang dihadapi untuk merumuskan strategi guna meningkatkan perkembangan UMKM. Permasalahan yang akan di angkat dalam penelitian ini adalah : (1) Faktor-faktor apakah yang mempengaruhi penurunan produksi industri kecil knalpot? (2) Bagaimana strategi untuk mengatasi penurunan produksi industri kecil knalpot?. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui faktor-faktor apa yang berpengaruh terhadap penurunan produksi industri kecil knalpot dan mengetahui strategi yang diperlukan untuk mengatasi penurunan produksi industri kecil knalpot Penelitian ini merupakan penelitian Populasi dengan Populasi seluruh industri knalpot di desa Sayangan kecamatan Purbalingga Lor kabupaten Purbalingga yang berjumlah 25. Variabel yang dikaji adalah: Faktor_faktor Yang Mempengaruhi Penurunan Produksi dan Strategi untuk Mengatasi Penurunan Produksi. Data yang diperoleh dianalisis secara Deskriptif Persentase dan Analisis SWOT Berdasarkan hasil penelitian, Temuan penting dalam penelitian ini adalah: (1) Kemampuan Manajerial rendah. (2) Pengalaman Pemilik atau Pengelola; 80 % atau 20 orang pengusaha knalpot tidak memiliki pengalaman dalam menjalakan usaha knalpot. (3) Kemampuan Untuk Mengakses Pasar Input dan Output, Teknologi Produksi dan Sumber-Sumber Permodalan masih lemah. (4) Modal pengusaha knalpot kecil (5) Dukungan Pemerintah / Swasta, 92 % (23) pengusaha belum pernah mendapatkan bantuan modal dari pemerintah, bank swasta maupun koperasi, Dalam pelatihan mengenai manajemen dan pelatihan usaha pengusaha hanya mendapatkan 1 kali. (6) Kondisi Perekonomian (Kenaikan laju inflasi dan kenaikan harga BBM) menyebabkan bahan baku industri mengalami kenaikan harga (7) Kemajuan Teknologi Dalam Produksi Rendah. Berdasarkan hasil analisis SWOT ada beberapa alternatif strategi yang perlu direalisasikan yaitu sebagai berikut (1) Meningkatkan mutu atau kualitas produk (2) Perluasan daerah pemasaran. (3) Meningkatkan promosi melalui media massa serta menggunakan media teknologi informatika (internet) untuk pengembangan pola penjualan.(4) Meningkatkan modal dengan memperluas akses pada sumber-sumber permodalan. (5) Melakukan pola kemitraan dengan pabrik atau industri lain (6) Meningkatkan akses terhadap sumber pasar baik output maupun input (7) Adanya Pelatihan manajemen dan pengembangan usaha serta proses pendampingan yang kontinyu dan berkesinambungan. Saran dalam penulisan skripsi ini : (1) Pemerintah kabupaten Purbalingga, maupun lembaga keuangan baik perbankan maupun koperasi, menyediakan dana dan bantuan permodalan atau kredit dengan syarat tingkat bunga yang relatif rendah. (2) Menjalankan peran koperasi knalpot untuk menampung hasil produksi dan menghindari persaingan tidak sehat antar pengusaha knalpot sayangan. (3) Pengembangan Pusat Informasi untuk meningkatkan akses pengusaha knalpot terhadap sumber daya produktif dan untuk promosi hasil produksi. (4) Mengembangkan Sistem Kemitraan Usaha dengan Industri Kendaran bermotor dan pemasok bahan baku untuk Meningkatkan Produksi atau Efisiensi Kerja. (5) Program Peningkatan kemampuan karyawan atau pekerja untuk meningkatkan kuantitas dan Kualitas Produksi melalui pelatihan-pelatihan mengenai manajemen usaha dan ketrampilan dalam penggunaan teknologi.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Faktor – faktor , Perkembangan usaha.
    Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
    Fakultas: Fakultas Ekonomi > Pendidikan Ekonomi, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 05 Apr 2011 03:09
    Last Modified: 25 Apr 2015 00:13

    Actions (login required)

    View Item