Eksperimen Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif dengan Metode penugasan Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sejarah Siswa Kelas VIII C SMP Negeri 37 Semarang Tahun Pelajaran 2009/2010

Mohammad Zamroni, 3101405597 (2011) Eksperimen Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif dengan Metode penugasan Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sejarah Siswa Kelas VIII C SMP Negeri 37 Semarang Tahun Pelajaran 2009/2010. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang(UNNES).

This is the latest version of this item.

Abstract

SARI Zamroni, Mohammad. 2010. Eksperimen Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif dengan Metode penugasan Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sejarah Siswa Kelas VIII C SMP Negeri 37 Semarang Tahun Pelajaran 2009/2010. Skripsi Jurusan Sejarah/ Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang. Kata Kunci : Eksperimen, Pembelajaran Sejarah, Metode Penugasan Berbasis Masalah, Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial seperti Sejarah adalah pelajaran yang sering dianggap tidak menarik, bahkan sering dikatakan sangat membosankan dan berulang-ulang. Kebosanan tersebut bukan dikarenakan materi sejarah yang banyak hafalan dan cenderung teoritis melainkan peran guru dalam menggunakan metode pembelajaran yang cenderung kurang bervariatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar antara yang menggunakan metode penugasan Berbasis Masalah dengan siswa yang tidak menggunakan metode tersebut (metode konvensional ) pada siswa kelas VIII C SMP Negeri 37 Semarang Tahun Ajaran 2009/2010. Metode penugasan berbasis masalah adalah pendekatan pembelajaran siswa pada masalah autentik sehingga siswa dapat menyusun pengetahuan sendiri dengan cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah, serta untuk memperoleh pengetahuan dan materi pelajaran, yang digunakan untuk merangsang berpikir. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan menggunakan pendekatan penelitian eksperimen. Di mana satu kelompok diberikan perlakuan khusus dan kelompok lain tidak diberikan perlakuan khusus atau treatmen khusus. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 37 Semarang yaitu pada kelas VIII B yang digunakan sebagai kelas kontrol dan kelas VIII C sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 42 siswa. Metode pengumpulan data penelitian menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Berdasarkan hasil penelitian pada kelompok eksperimen digunakan metode Penugasan Berbasis Masalah, hasil uji t menunjukan bahwa hasil belajar IPS Sejarah lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional yang tidak menggunakn metode Penugasan Berbasis Masalah pada kelompok control. Hal ini ditunjukan pada nilai hitung t = 4,093 lebih besar dibandingkan dengan tabel t = 1,99 berarti Ho ditolak. Ditolaknya Ho, berarti diterimanya 1 H , maka Berdasarkan hasil di atas dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa yang menggunakan metode penugasan berbasis masalah dibandingkan dengan siswa yang tidak menggunakan metode tersebut ( metode ceramah) pada siswa kelas VIII SMP Negeri 37 Semarang Tahun Ajaran 2009/2010.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Eksperimen, Pembelajaran Sejarah, Metode Penugasan Berbasis Masalah, Hasil Belajar
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah, S1
Depositing User: Users 3259 not found.
Date Deposited: 23 Nov 2011 03:44
Last Modified: 23 Nov 2011 03:44

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item