Penyelesaian Tindak Pidana Pencurian Di Suku Samin Desa Klopoduwur Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora.

Erna Apit Firmanti, 3450404031 (2009) Penyelesaian Tindak Pidana Pencurian Di Suku Samin Desa Klopoduwur Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Penyelesaian Tindak Pidana Pencurian Di Suku Samin Desa Klopoduwur Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora. Sarjana Hukum Universitas Negeri Semarang.) - Published Version
Download (7Mb)

    Abstract

    Desa Klopoduwur Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora memiliki Ajaran Samin (Saminisme) yang disebarkan oleh Samin Surosentiko (1859-1914), adalah sebuah konsep penolakan terhadap budaya kolonial Belanda dan penolakan terhadap kapitalisme yang muncul pada masa penjajahan Belanda abad ke-19 di Indonesia. Sebagai gerakan yang cukup besar, Saminisme tumbuh sebagai perjuangan melawan kesewenangan Belanda yang merampas tanah-tanah dan digunakan untuk perluasan hutan jati. Ajaran Samin menganjurkan kepada para pengikutnya untuk melawan pemerintah kolonial Belanda, seperti tidak menyetor padi ke lumbung desa, menolak membayar pajak. Permasalahan yang diambil dalam penulisan skripsi ini meliputi,masalah yang menjadi topik pembahasan adalah, bagaimana cara penyelesaian tindak pidana pencurian di Suku Samin Desa Klopoduwur Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora?, bagaimana peranan masyarakat Suku Samin untuk mencegah tindak pidana pencurian di Suku Samin Desa Klopoduwur Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora?, apakah penyelesaian tindak pidana pencurian yang diselesaikan oleh masyarakat Suku Samin Desa Klopoduwur Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora diakui oleh hukum negara Indonesia?. Dan tujuan dari penulisan skris-psi ini adalah mengetahui dan memahami penyelesaian tindak pidana pencurian di Suku Samin Desa Klopoduwur Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora, mengetahui dan memahami peranan masyarakat Suku Samin untuk mencegah tindak pidana di Suku Samin Desa Klopoduwur Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora. mengetahui dan memahami pengakuan oleh hukum Indonesia terhadap penyelesaian tindak pidana pencurian di Suku Samin Desa Klopoduwur Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora. Karena fokus utama dalam penelitian ini mengkaji penyelesaian terhadap tindak pidana pencurian, maka metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis sosiologis, yaitu suatu penelitian yang menekankan pada hukum, disamping itu juga berusaha menelaah kaidah-kaidah hukum yang berlaku dalam masyarakat Suku Samin Desa Klopoduwur. Hasil Penelitian ini bahwa penyelesaian tindak pidana pencurian Suku Samin Desa Klopoduwur Penyelesaian tindak pidana di Suku Samin diselesaikan menurut hukum adat yang berlaku di Suku Samin yang dipimpin oleh Kepala Desa dan Sesepuh Desa Klopoduwur. Sanksi adat yang diberikan pada orang yang melakukan tindak pidana pencurian yaitu : orang yang melakukan tindak pidana pencurian dan diketahui oleh masyarakat maka orang tersebut akan dikucilkan dari masyarakat Suku Samin, orang tersebut sudah tidak lagi dianggap sebagai warga masyarakat Samin. Apabila ada acara-acara di desa tersebut seperti acara syukuran desa, pertemuanpertemuan antar masyarakat desa maka orang yang melakukan tindak pidana pencurian tidak lagi diundang hadir dalam acara-acara tersebut, seperti yang dikemukakan oleh Bapak Suradi sebagai sekertaris Desa Klopoduwur. Perananan masyarakat Samin dalam penyelesaian sangatlah besar dengan menjalankan ajaranajaran yang diajarkan oleh Samin Surosentiko dengan baik, sehingga dengan menjalankan ajaran tersebut dapat mencegah terjadinya tindak pidana pencurian. Penyelesaian tindak pidana yang di selesaikan berdasarkan hukum adat Samin apabila dilaporkan oleh salah satu pihak yang menjadi korban pencurian ke kantor polisi sektor Banjarejo, Kabupaten Blora, maka dari pihak kepolisian akan menindaklanjuti semua laporan dari masyarakat Suku Samin. Hal ini sesuai dengan tugas dan wewenang polisi yaitu menindaklanjuti adanya laporan dari masyarakat. Dengan demikian penyelesaian tindak pidana pencurian di Suku Samin tidak diakui oleh hukum positif Indonesia. Tindak pidana pencurian yang terjadi di Desa Klopoduwur diselesaikan menurut hukum adat masyarakat Samin, dan diselesaikan menurut hukum positif Indonesia. Tindak pidana yang mengakibatkan kerugian material yang sedikit diselesaikan menurut hukum adat masyarakat Samin dan untuk tindak pidana yang mengakibatkan kerugian material yang banyak diselesaiakan menurut hukum positif Indonesia.Peranan masyarakat Suku Samin dalam mencegah tindak pidana pencurian di Desa Klopoduwur Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora sangat besar, ajaranajaran itu digunakan sebagai pedoman bersikap dan bertingkah laku atau pebuatan manusia khususnya orang-orang Samin agar selalu hidup dengan baik dan jujur untuk anak keturunannya kelak.Penyelesaian tindak pidana pencurian yang diselesaikan oleh masyarakat Suku Samin Desa Klopoduwur Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora tidak diakui oleh hukum negara Indonesia. Pemerintah seyogyanya mengakui hukum yang hidup dan berkembang di masyarakat Suku Samin untuk pertimbangan penegakan hukum di Indonesia. Pemerintah seyogyanya memberi peluang dan kesempatan untuk tumbuh dan berkembangnya adat budaya dan kearifan lokal masyarakat Suku Samin. Bagi masyarakat Samin untuk melestarikan dan menjaga adat istiadat budaya Saminisme sehingga tidak pudar oleh modernisasi zaman sekarang. Bagi masyarakat Samin untuk melestarikan dan menjaga adat istiadat budaya Saminisme sehingga kebudayaan Saminisme tidak pudar oleh modernisasi zaman sekarang, serta bagi masyarakat Samin untuk tetap menjaga adat istiadat dan ajaran-ajaran yang diajarkan oleh Samin Surosentiko.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Penyelesaian, Tindak Pidana Pencurian, Suku Samin.
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Fakultas: UNSPECIFIED
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 04 Apr 2011 03:33
    Last Modified: 25 Apr 2015 00:12

    Actions (login required)

    View Item