ANALISIS PEMBIAYAAN BERMASALAH PADA BMT HUDATAMA SEMARANG

Erviana, 7250307047 (2011) ANALISIS PEMBIAYAAN BERMASALAH PADA BMT HUDATAMA SEMARANG. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

Abstract

SARI Erviana. 2010. ”Analisis Pembiayaan Bermasalah pada BMT Hudatama Semarang”. Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Semarang. Kata kunci : Pembiayaan, pembiayaan bermasalah Pembiayaan adalah pemberian pinjaman berupa dana atau uang dari pihak kreditur (lembaga keuangan) kepada pihak lain (debitur) dengan tingkat pengembaliannya dilakukan mengangsur secara bertahap dengan syarat-syarat tertentu dan dengan waktu yang telah ditentukan. Pembiayaan bermasalah merupakan salah satu hal yang menjadikan perusahaan kurang maksimal dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, karena adanya pembiayaan bermasalah menimbulkan kerugian bagi pemberi dana (kreditur). Pertumbuhan ekonomi di suatu daerah dapat mengindikasikan bagaimana aktivitas perekonomian di daerah tersebut. Sehingga setiap daerah berlomba-lomba untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi di daerahnya. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana prosedur pemberian pembiayaan pada BMT Hudatama, Faktor-faktor apa yang menyebabkan pembiayaan bermasalah pada BMT Hudatama dan Upaya apa yang ditempuh dalam menyelesaikan pembiayaan bermasalah pada BMT Hudatama Semarang. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur pembiayaan, faktor penyebab pembiayaan bermasalah dan upaya yang dilakukan BMT Hudatama dalam menyelesaikan pembiayaan bermasalah. Objek penelitian ini adalah BMT Hudatama Semarang, yang berlokasi di jalan Tumpang Raya N.104 Semarang. Metode pengumpulan data adalah metode wawancara, dokumentasi, dan observasi. Analisis data yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan prosedur pembiayaan pada BMT Hudatama sudah baik yaitu telah melakukan sesuai dengan tahap-tahap pembiayaan pada umumnya dan waktu pembiayaan relatif singkat, namun pada bagian keuangan dan bagian administrasi pembiayaan dirangkap. Faktor-faktor yang menyebabkan pembiayaan bermasalah yaitu adanya kegagalan usaha debitur, karakter buruk debitur, pindah dan meninggal serta kurang teliti dalam menganalisis pembiayaan. Upaya-upaya penyelamatan pembiayaan bermasalah pada BMT Hudatama Semarang yaitu dengan penjadwalan kembali, persyaratan kembali, penataan ulang, peneguran dengan Surat Peringatan dan penjualan agunan. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu prosedur pemberian pembiayaan baik, faktor-faktor yang menyebabkan pembiayaan bermasalah, upaya-upaya penyelamatan pembiayaan bermasalah pada BMT Hudatama Semarang. Adapun saran dalam dari penelitian ini adalah bagian administrasi pembiayaan dan keuangan sebaiknya dipisah, pencegahan pembiayaan bermasalah yaitu petugas pembiayaan meninjau lapangan dengan teliti dan cermat, dan untuk mengatasi pembiayaan bermasalah dengan cepat yaitu petugas melakukan peringatan secara langsung, tegas dan cepat kepada nasabah dalam pengembalian pembiayaan tersebut.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Pembiayaan, pembiayaan bermasalah
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Fakultas: Fakultas Ekonomi > Akuntansi, D3
Depositing User: Users 3263 not found.
Date Deposited: 20 Nov 2011 06:18
Last Modified: 20 Nov 2011 06:18

Actions (login required)

View Item