Kajian Kesesuaian Medan Untuk Keterlintasan Jalan Antara Kabupaten Pemalang – Kabupaten Pekalongan Dengan Memanfaatkan Data Penginderaan Jauh Dan Sistem Informasi Geografis

Tangguh Agustian Wijaya, 3250405042 (2011) Kajian Kesesuaian Medan Untuk Keterlintasan Jalan Antara Kabupaten Pemalang – Kabupaten Pekalongan Dengan Memanfaatkan Data Penginderaan Jauh Dan Sistem Informasi Geografis. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Kajian Kesesuaian Medan Untuk Keterlintasan Jalan Antara Kabupaten Pemalang – Kabupaten Pekalongan Dengan Memanfaatkan Data Penginderaan Jauh Dan Sistem Informasi Geografis) - Published Version
Download (134Kb)

    Abstract

    Tangguh Agustian Wijaya. 2010. Kajian Kesesuaian Medan Untuk Keterlintasan Jalan Antara Kabupaten Pemalang – Kabupaten Pekalongan Dengan Memanfaatkan Data Penginderaan Jauh Dan Sistem Informasi Geografis. Skripsi, Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang. Kata Kunci : Kesesuaian Medan, Keterlintasan Jalan, Penginderaan Jauh Dan Sistem Informasi Geografis Transportasi memiliki peranan penting bagi pembangunan khususnya dalam menunjang intensitas keterkaitan antar wilayah. Jalan dalam kapasitasnya sebagai sarana transportasi darat, memiliki tuntutan pemilihan lokasi guna mendapatkan penghubung antar wilayah yang tepat dan efisien. Penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan bagian dari teknologi yang semakin sering digunakan dalam menganalisis fenomena keruangan yang diharapkan dapat berperan dalam pengelolaan sistem transportasi yang baik, termasuk kemungkinan upaya perencanaan jalur jalan baru di Kabupaten Pemalang-Pekalongan. Penelitian ini bertujuan : (a) mengetahui faktor fisik apa yang mempengaruhi evaluasi medan untuk keterlintasan jalan, (b) mengetahui tingkat kesesuaian medan untuk keterlintasan jalan antara Kabupaten Pemalang-Pekalongan. Metode yang digunakan adalah metode tumpang susun (overlay) dan Pengharkatan (scoring) terhadap masing-masing karakteristik medan. Populasi penelitian ini adalah wilayah perbatasan antara Kabupaten Pemalang dengan Kabupaten Pekalongan mencakup 4 kecamatan untuk Kabupaten Pemalang, serta 3 kecamatan untuk Kabupaten Pekalongan, dengan teknik pengambilan sampel Area Proposional Random Sampling. Parameter karakteristik medan untuk penentuan kelas kesesuaian medan ditentukan oleh 9 variabel, yaitu: kemiringan lereng, tingkat erosi, kerentanan gerak massa, tekstur tanah, kembang kerut tanah, daya dukung tanah, kerapatan alur sungai, kerentanan banjir dan penggunaan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di wilayah perbatasan antara Kabupaten Pemalang-Pekalongan terdapat lima kelas Kesesuaian Medan untuk Keterlintasan Jalan di daerah penelitian, yaitu kelas Sangat Sesuai, Sesuai, Sedang, Tidak Sesuai, Sangat Tidak Sesuai. Dalam penelitian juga ini diperoleh dua kemungkinan alternatif jalur jalan kolektor yaitu alternatif 1, sepanjang 26,6 km dan alternatif 2, sepanjang 33,5 km. Pemanfaatan citra Landsat yang ditambah dengan data lapangan dapat diterapkan pada penelitian pembangunan akses jalan. Saran yang diajukan pada penelitian ini adalah: (1) perlu ada penelitian lanjutan terkait rencana pembangunan jalur jalan khususnya dari aspek social, ekonomi dan studi AMDAL (2) perlu ada kerjasama yang baik dalam hal birokrasi, karena pembangunan melibatkan dua wilayah kabupaten, (3) pemanfaatan penginderaan jauh dan SIG sebaiknya lebih dikembangkan dalam analisis keruangan.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Kesesuaian Medan, Keterlintasan Jalan, Penginderaan Jauh Dan Sistem Informasi Geografis
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Geografi, S1
    Depositing User: Users 3313 not found.
    Date Deposited: 20 Nov 2011 06:45
    Last Modified: 20 Nov 2011 06:45

    Actions (login required)

    View Item