(ABSTRAK) Pengaruh Profitabilitas, Size Perusahaan, dan Komisaris Independen terhadap Praktik Perataan Laba pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2006-2009

Andy Sri Haryadi, 7250406600 (2011) (ABSTRAK) Pengaruh Profitabilitas, Size Perusahaan, dan Komisaris Independen terhadap Praktik Perataan Laba pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2006-2009. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF ((ABSTRAK) Pengaruh Profitabilitas, Size Perusahaan, dan Komisaris Independen terhadap Praktik Perataan Laba pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2006-2009) - Published Version
Download (230Kb)

    Abstract

    Laporan keuangan bertujuan untuk menyediakan informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan. Para investor sering memusatkan perhatiannya pada informasi laba tanpa memperhatikan prosedur untuk menghasilkan informasi laba tersebut. Laporan keuangan perusahaan terutama yang telah go public di Bursa Efek Indonesia (BEI) diharapkan bebas dari praktik perataan laba. Kenyataannya masih banyak perusahaan, khususnya di Indonesia yang melakukan perataan laba. Permasalahan dari peneltian ini adalah apakah profitabilitas, size perusahaan, dan komisaris independen mempengaruhi praktik perataan laba?. Peneltian ini bertujuan mengetahui pengaruh profitabilitas, size perusahaan, dan komisaris independen baik secara simultan maupun secara parsial terhadap praktik perataan laba pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia (BEI). Populasi penelitian ini seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2006-2009 yang berjumlah 133 perusahaan. Pengambilan sampel dengan metode purposive sampling yang dihasilkan sebanyak 19 perusahaan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode dokumentasi. Pengelompokkan perusahaan perata laba dan bukan perata laba menggunakan indeks Eckel. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi logistik dengan α 0.05. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu profitabilitas (X1), size perusahaan (X2), dan komisaris independen (X3). Variabel dependen dalam penelitian ini yaitu praktik perataan laba (Y). Hasil penelitian ini menunjukkan sebanyak 6 dari 19 perusahaan sampel atau 31,58 % terindikasi melakukan praktik perataan laba. Berdasarkan olah data regresi logistik, secara simultan ketiga variabel bebas dihasilkan nilai asymptotic significance (sig) sebesar 0,117 atau lebih besar dari (α) 0,05. Sedangkan secara parsial ketiga variabel bebas yakni profitabilitas, size perusahaan, dan komisaris independen dihasilkan nilai asymptotic significance (sig) lebih besar dari (α) 0,05 yaitu secara berturut-turut sebesar 0,385, 0,729, dan 0,341. Simpulan dari penelitian ini, profitabilitas, size perusahaan, dan komisaris independen secara simultan berpengaruh terhadap perataan laba, tetapi secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap perataan laba. Saran yang dapat direkomendasikan adalah (1) Manajemen hendaknya lebih meningkatkan sumber daya manusia perusahaan untuk mengatur dan mendayagunakan aktiva secara efisien agar dapat meningkatkan kinerja perusahaan. (2) Investor hendaknya lebih teliti membaca informasi keuangan terutama tentang laba perusahaan agar dapat mengambil keputusan dengan tepat. (3) Peneliti selanjutnya sebaiknya menguji variabel lain seperti bonus plan dan struktur kepemilikan, serta sampel perusahaan diperbanyak, dan rentang waktu diperpanjang agar hasil lebih maksimal.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Perataan Laba (Income Smoothing), Profitabilitas, Size Perusahaan, dan Komisaris Independen.
    Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
    Fakultas: Fakultas Ekonomi > Akuntansi, S1
    Depositing User: Rizki Setiadi
    Date Deposited: 13 Nov 2011 04:16
    Last Modified: 13 Nov 2011 04:16

    Actions (login required)

    View Item