Sistem Akuntansi Penggajian pada Pusat Koperasi Unit Desa (PUSKUD) “Mina Baruna” Jawa Tengah

Daryanto, 7250306504 (2011) Sistem Akuntansi Penggajian pada Pusat Koperasi Unit Desa (PUSKUD) “Mina Baruna” Jawa Tengah. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Sistem Akuntansi Penggajian pada Pusat Koperasi Unit Desa (PUSKUD) “Mina Baruna” Jawa Tengah) - Published Version
Download (2371Kb)

    Abstract

    Daryanto, 2011. Sistem Akuntansi Penggajian pada Pusat Koperasi Unit Desa (PUSKUD) “Mina Baruna” Jawa Tengah. Jurusan Akuntansi D3 Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang. Bestari Dwi Handayani, SE., M. Si., 106 hal. Kata Kunci: Sistem, Akuntansi, Penggajian Penggajian karyawan dalam perusahaan adalah masalah yang menyangkut kepuasan karyawan terhadap ketentuan dan kebijakan yang diberikan oleh perusahaan. Sistem penggajian merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk menarik, memelihara, mendorong semangat kerja dan mempertahankan pegawai bagi kepentingan perusahaan atau instansi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana Sistem Akuntansi Penggajian, dokumen apa saja yang digunakan dalam Sistem Akuntansi Penggajian serta kelemahan dan kelebihan Sistem Akuntansi Penggajian pada PUSKUD Mina Baruna Jawa Tengah? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Sistem Akuntansi Penggajian, dokumen yang digunakan dalam Sistem Akuntansi Penggajian serta mengetahuai kelemahan dan kelebihan Sistem Akuntansi Penggajian pada PUSKUD Mina Baruna Jawa Tengah. Obyek kajian dalam penelitian ini adalah sistem akuntansi penggajian pada Pusat Koperasi Unit Desa (PUSKUD) Mina Baruna Jawa Tengah. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan cara dokumentasi, wawancara dan observasi. Hasil penelitian: 1) Sistem penggajian pada PUSKUD Mina Baruna Jawa Tengah cukup baik, gaji yang dibayarkan kepada karyawan secara tetap per bulan. 2) Sistem akuntansi penggajian yang meliputi : fungsi-fungsi yang terkait, dokumen-dokumen yang digunakan, catatan akuntansi yang digunakan, laporan-laporan yang dihasilkan, unsur pengendalian intern, jaringan prosedur yang membentuk sistem, bagan alir dalam sistem penggajian. 3) Dalam pelaksanaan sistem akuntansi penggajian PUSKUD Mina Baruna Jawa Tengah masih terdapat kelemahan fungsi personalia yaitu tidak terpisah dengan bagian pencatat waktu hadir, pengisian absensi karyawan masih menggunakan daftar absensi biasa, belum menggunakan kartu jam hadir dengan mesin pencacat waktu, dalam penggunaan catatan akuntansi kurang lengkap yaitu tidak adanya jurnal umum dan kartu biaya, dan kurangnya laporan-laporan yang dihasilkan dalan sistem akuntansi penggajian yaitu tidak adanya laporan prestasi kerja departemen. Saran yang peneliti berikan terkait dengan hasil penelitian antara lain pengisian absensi hendaknya diganti menggunakan mesin pencatat absensi/mesin absensi sehingga lebih praktis dan mudah dalam proses pencatatan waktu hadir karyawan. Perlu adanya pemisahan antara fungsi personalia dengan fungsi pencatatan waktu hadir, sehingga lebih efektif dalam menjalankan tugasnya. Perlu ditambahnya catatan akuntansi yaitu jurnal umum, kartu harga pokok pesanan dan kartu biaya, hal ini berguna bagi Perusahaan dalam memproses sistem akuntansi penggajian. Perlu menambah laporan yang dihasilkan yaitu Laporan Prestasi Kerja Departemen karena dengan adanya laporan tersebut perusahaan dapat mengukur kelebihan dan kelemahan pada departemen tersebut. Perlunya adanya pengawasan secara rutin dari Perusahaan pada pencatatan daftar hadir pegawai agar tidak terjadi penyelewengan dan penyalahgunaan pada daftar hadir.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Sistem, Akuntansi, Penggajian
    Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
    Fakultas: Fakultas Ekonomi > Akuntansi, D3
    Depositing User: Users 3313 not found.
    Date Deposited: 13 Nov 2011 19:30
    Last Modified: 25 Apr 2015 02:53

    Actions (login required)

    View Item