PERSEPSI PEMIRSA TELEVISI (TV) INDOSIAR MENGENAI TAMPILAN TINDAK KEKERASAN DALAM TAYANGAN BERITA KRIMINAL “PATROLI” DI DUKUH SIDAN DESA SOKOWATEN KECAMATAN BANYUURIP KABUPATEN PURWOREJO

Asih Alilia Bahtahan , 3401407065 (2011) PERSEPSI PEMIRSA TELEVISI (TV) INDOSIAR MENGENAI TAMPILAN TINDAK KEKERASAN DALAM TAYANGAN BERITA KRIMINAL “PATROLI” DI DUKUH SIDAN DESA SOKOWATEN KECAMATAN BANYUURIP KABUPATEN PURWOREJO. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PERSEPSI PEMIRSA TELEVISI (TV) INDOSIAR MENGENAI TAMPILAN TINDAK KEKERASAN DALAM TAYANGAN BERITA KRIMINAL “PATROLI” DI DUKUH SIDAN DESA SOKOWATEN KECAMATAN BANYUURIP KABUPATEN PURWOREJO) - Published Version
Download (209Kb)

    Abstract

    Bahtahan, Asih Alilia. 2011. Persepsi Pemirsa Televisi (TV) Indosiar Mengenai Tampilan Tindak Kekerasan Dalam Tayangan Berita Kriminal “Patroli” Di Dukuh Sidan Desa Sokowaten Kecamatan Banyuurip Kabupatem Purworejo. Skripsi, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, FIS UNNES. Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I Drs. Setiajid, M.Si. Pembimbing II Drs. Tijan, M.Si. 85 hlm. Kata kunci : Persepsi, Pemirsa TV Indosiar, Tampilan Tindak Kekerasan Penelitian ini dilakukan dengan latar belakang bahwa saat ini tayangan berita kriminal yang menampilkan kekerasan secara vulgar mempunyai daya tarik tersendiri bagi pemirsa. Hal ini dapat terlihat dengan munculnya banyak program berita kriminal yang ditayangkan di televisi. Rating program acara berita yang tinggi menunjukkan bahwa tayangan berita kriminal diminati oleh masyarakat. Namun saat ini, tayangan berita sering menampilkan adegan kekerasan yang sensasional dan cenderung tidak aman untuk ditonton. Hal ini menunjukkan adanya suatu kontroversi tersendiri bagi pemirsa. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti tertarik untuk mengadakan penelitian dengan judul “persepsi pemirsa televisi (TV) Indosiar mengenai tampilan tindak kekerasan dalam tayangan berita kriminal “Patroli” di Dukuh Sidan Desa Sokowaten Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo”. Metode dalam penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah deskriptif kualitatif yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa katakata tertulis atau lisan dari orang-orang atau perilaku yang diamati, sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode interaksi dengan tahap-tahap mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Dari hasil penelitian, sebagian besar pemirsa TV Indosiar di Dukuh Sidan pernah melihat tindak kekerasan di Televisi. Mereka beranggapan bahwa tindak kekerasan adalah suatu tindakan yang membuat cidera, luka, dan merugikan orang lain. Bentuk-bentuk tindak kekerasan seperti KDRT, penganiayaan, pembunuhan, perkelahian, mutilasi, dan pemerkosaan. Korban tindak kekerasan adalah wanita, anak, masyarakat yang lemah dan memiliki status sosial yang rendah. Dampak yang ditimbulkan bagi korban adalah rasa trauma, takut, dan minder. Sebagian besar pemirsa TV Indosiar di Dukuh Sidan merupakan pemirsa TV Indosiar yang aktif menonton berita kriminal “Patroli”, khususnya bagi ibu rumah tangga dan pekerja informal. Mereka tertarik menonton berita kriminal “Patroli” karena beritanya yang bagus dan banyak memberikan informasi tentang tindak kriminal, bencana alam, kecelakaan lalu lintas, dan informasi orang hilang. Namun demikian, pemirsa TV Indosiar merasa khawatir terhadap dampak yang ditimbulkan apabila tayangan tindak kekerasan secara terus-menerus ditampilkan secara jelas dan terang-terangan. Salahnya satunya adalah pada psikologis anak. Pendapat negatif ini sebagian besar diungkapkan oleh ibu rumah tangga. Namun, ada juga sebagian kecil pemirsa TV Indosiar, khususnya pekerja informal yang menyukai tayangan berita kriminal yang menampilkan tindak kekerasan secara jelas. Menurut mereka, dengan penyajian materi dan gambar berita yang detail, pemirsa dapat memperoleh informasi secara lengkap. Sehingga berita criminal “Patroli” bagi pemirsa TV Indosiar ini berfungsi sebagai sumber informasi dan menyediakan berita serta memiliki nilai hiburan. Berdasarkan hasi penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa pemirsa TV Indosiar memiliki persepsi yang berbeda-beda dalam menanggapi tayangan kekerasan dalam berita kriminal “Patroli”. Adanya perbedaan latar belakang informan seperti latar belakang pendidikan, pekerjaan, dan jenis kelamin menyebabkan terjadinya perbedaan pemaknaan. Namun latar belakang informan yang sama bukan merupakan penentu utama munculnya persamaan makna. Hal ini dikarenakan keadaan psikologis, motivasi, dan pengalaman pribadi individu dalam menyaksikan tayangan berita kriminal ikut menentukan persepsi pemirsa. Sebagai saran yang dapat disampaikan kepada pemirsa TV Indosiar yaitu 1) Diperlukan sikap kritis dan kesadaran dalam bermedia oleh pemirsa TV Indosiar, 2) orang tua atau orang dewasa wajib mendampingi anak-anak menonton berita kriminal.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Persepsi, Pemirsa TV Indosiar, Tampilan Tindak Kekerasan
    Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
    K Law > K Law (General)
    Fakultas: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum, S1
    Depositing User: Ahmad Juheri Fisika
    Date Deposited: 13 Nov 2011 19:51
    Last Modified: 13 Nov 2011 19:51

    Actions (login required)

    View Item