PENERAPAN PENDEKATAN OPEN-ENDED PROBLEM SOLVING MELALUI KEGIATAN EKSPERIMEN PADA MATERI POKOK CAHAYA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP NEGERI 1 WINONG

Efrien Dhian Nursita , 4201407007 (2011) PENERAPAN PENDEKATAN OPEN-ENDED PROBLEM SOLVING MELALUI KEGIATAN EKSPERIMEN PADA MATERI POKOK CAHAYA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP NEGERI 1 WINONG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PENERAPAN PENDEKATAN OPEN-ENDED PROBLEM SOLVING MELALUI KEGIATAN EKSPERIMEN PADA MATERI POKOK CAHAYA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP NEGERI 1 WINONG) - Published Version
Download (189Kb)

    Abstract

    Nursita, E. D. 2011. Penerapan Pendekatan Open-Ended Problem Solving melalui Kegiatan Eksperimen pada Materi Pokok Cahaya untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP Negeri 1 Winong. Skripsi, Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang. Pembimbing Utama Dr. Sugianto, M.Si, dan Pembimbing Pendamping Drs. Susilo, M.S. Kata kunci: pendekatan open-ended problem solving, eksperimen, berpikir kreatif. Pembelajaran yang berpusat pada guru menyebabkan siswa kurang aktif sehingga kemampuan berpikir kreatif siswa rendah. Salah satu pembelajaran yang dapat meningkatkan partisipasi dan kemampuan berpikir kreatif adalah pembelajaran dengan pendekatan open-ended problem solving melalui kegiatan eksperimen. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain Control Group Pre-Test Post-Test. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII reguler. Dengan menggunakan teknik random sampling maka diperoleh dua kelas yaitu kelas VII F sebagai kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran dengan metode demonstrasi dan kelas VIII H sebagai kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran dengan pendekatan open-ended problem solving melalui kegiatan eksperimen. Berdasarkan hasil analisis data penelitian dengan uji t satu pihak, diperoleh thitung = 2,375 untuk kemampuan berpikir kreatif dan thitung = 2,981 untuk hasil belajar siswa. Hasil uji t tersebut lebih besar dari ttabel = 1,671 dengan α = 5%. Karena thitung > ttabel, maka kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Peningkatan kemampuan berpikir kreatif kelas eksperimen mencapai 54% sedangkan kelas kontrol mencapai 24%. Peningkatan kemampuan kognitif siswa kelas eksperimen mencapai 54% sedangkan kelas kontrol mencapai 27%. Maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan open-ended problem solving melalui kegiatan eksperimen dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: pendekatan open-ended problem solving, eksperimen, berpikir kreatif.
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Q Science > QC Physics
    Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Fisika, S1
    Depositing User: Users 3260 not found.
    Date Deposited: 13 Nov 2011 19:54
    Last Modified: 13 Nov 2011 19:54

    Actions (login required)

    View Item