(ABSTRAK) PEREMPUAN JAWA DALAM NOVEL MASKUMAMBANG KARYA NANIEK PAMUJI

Puji Nawangsari , 2151405023 (2009) (ABSTRAK) PEREMPUAN JAWA DALAM NOVEL MASKUMAMBANG KARYA NANIEK PAMUJI. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF ((ABSTRAK) PEREMPUAN JAWA DALAM NOVEL MASKUMAMBANG KARYA NANIEK PAMUJI) - Published Version
Download (50Kb)

    Abstract

    Maskumambang adalah novel berbahasa Jawa karya Naniek Pamuji yang mengangkat persoalan feminisme. Latar belakang yang dimiliki oleh tokoh-tokoh perempuan dalam novel Maskumambang menjadi pemicu lahirnya pemikiran-pemikiran feminisme dari Naniek Pamuji. Melalui sikap dan cara pikirnya, pembaca diajak pengarang untuk melihat bagaimana seharusnya dalam menyelesaikan persoalan hidup. Masalah yang dibahas dalam skripsi ini adalah (1) bagaimanakah tokoh dan penokohan perempuan Jawa dalam novel Maskumambang karya Naniek Pamuji (2) bagaimanakah pandangan feminisme pengarang tentang perempuan Jawa dalam novel Maskumambang karya Naniek Pamuji? Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan objektif, sedangkan metode yang digunakan bersifat deskriptif analitik. Metode deskriptif digunakan untuk menghasilkan deskripsi tentang watak tokoh. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori feminis. Teori ini digunakan untuk memberi gambaran yang jelas mengenai perempuan sebagai pandangan feminis. Kejelasan gambaran sikap ini dapat menjadi sebuah cermin bagi masyarakat tentang perempuan dan menjadikan pandangan pengarang sebagai satu sikap yang perlu dipertimbangkan. Novel Maskumambang, tokoh-tokoh yang ditampilkan meliputi tentang tokoh dan penokohan. Tokoh-tokoh tersebut antara lain: Sri Sumarti, Musrini, Estu Rahayu, dan Musriati. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah penokohan yang dipaparkan dalam novel Maskumambang karya Naniek Pamuji dapat diketahui mengenai teknik ekspositori dan teknik cakapan. Melalui tokoh Sri Sumarti ia memiliki karakter cantik, cekatan, pandai, rendah hati, tidak sombong, peduli pada orang lain, patuh pada orang tua, dan pemaaf, melalui tokoh Musrini ia memiliki karakter tidak pantang menyerah dan mandiri, mempunyai semangat belajar tinggi, dan pendendam, melalui tokoh Esu Rahayu ia memiliki karakter baik hati dan jujur, sedangkan karakter Musriati adalah bijaksana. Cara pandang pengarang tentang perempuan juga dapat diketahui mengenai perspektif feminis. pengarang menyisipkan perspektif femins marxis dan sosialis dan feminis psikoanalisis dan gender melalui tokoh Sri Sumarti, feminis liberal melalui tokoh Musrini dan melalui tokoh Esti Rahayu dan Musriati pengarang tidak menyisipkan pandangan feminisme. Hasil analisis ini hendaknya dapat menjadi jembatan munculnya penelitian baru, khususnya peneltian novel atau karya-karya sejenisnya demi kemajuan tentang sastra Jawa. Penelitian ini juga hendaknya dapat menambah wawasan dalam dunia apresiasi karya sastra Jawa.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Sastra Jawa Modern, Novel Jawa, Tokoh Perempuan, Feminisme, Maskumambang
    Subjects: P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures > PI1 Indonesia > Sastra
    H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
    Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa (S1)
    Depositing User: S.Kom Heru Setyanto
    Date Deposited: 01 Nov 2011 11:13
    Last Modified: 01 Nov 2011 11:13

    Actions (login required)

    View Item