(ABSTRAK) FORMULASI STRATEGI PADA PRIMER KOPERASI PRODUSEN TEMPE TAHU INDONESIA (PRIMKOPTI) SEMARANG BARAT

Tsalis Syaifuddin , 7101407238 (2011) (ABSTRAK) FORMULASI STRATEGI PADA PRIMER KOPERASI PRODUSEN TEMPE TAHU INDONESIA (PRIMKOPTI) SEMARANG BARAT. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF ((ABSTRAK) FORMULASI STRATEGI PADA PRIMER KOPERASI PRODUSEN TEMPE TAHU INDONESIA (PRIMKOPTI) SEMARANG BARAT) - Published Version
Download (93Kb)

    Abstract

    Primer Koperasi Produsen Tempe dan Tahu Indonesia (PRIMKOPTI) Semarang Barat merupakan koperasi primer bagi para pengrajin tempe dan tahu di Kota Semarang yang memiliki fungsi utama sebagai penyedia kedelai bagi anggotanya. Selain fluktuasi harga, PRIMKOPTI Semarang Barat juga menghadapi indikasi penurunan jumlah dan loyalitas anggota serta potensi pasar yang belum dimasuki di tengah situasi persaingan yang sangat ketat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lingkungan internal yang menjadi kekuatan dan kelemahan serta lingkungan eksternal yang menjadi peluang dan ancaman kemudian merumuskan alternatif strategi yang dapat diterapkan untuk mengembangkan usaha oleh PRIMKOPTI Semarang Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah dokumen dan arsip, informan, dan aktivitas usaha kemudian dihimpun dengan metode kajian dokumentasi, wawancara semi terstruktur, observasi, dan kuesioner. Untuk membuktikan keabsahan data digunakan teknik trianggulasi metode dan sumber. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini meliputi Matriks IFE (Internal Factor Evaluation), Matriks EFE (External Factor Evaluation), Matriks IE (Internal External), Matriks SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities, Threats) dan Arsitektur Strategi. Berdasarkan hasil identifikasi faktor internal dan analisis matrik IFE maka kekuatan yang dimiliki secara berturut-turut dari yang terbesar antara lain 1) PRIMKOPTI Semarang Barat sebagai satu-satunya distributor kedelai berbentuk koperasi di Kota Semarang Barat, 2) pengurus berpengalaman, 3) memiliki USP yang berkembang sangat baik, 4) fasilitas yang memadai, 5) letak kantor dan gudang yang strategis dan 6) memiliki hubungan baik dengan pemerintah & KOPTI lain. Sedangkan kelemahannya secara berturut-turut dari yang paling lemah yaitu 1) kurangnya loyalitas anggota, 2) belum menggunakan sistem informasi manajemen secara terpadu, 3) biaya usaha yang relatif tinggi, 4) tidak melakukan riset serta 5) anggota kurang merasakan manfaat berkoperasi setelah tidak bekerjasama dengan BULOG. Berdasarkan hasil identifikasi lingkungan eksternal dan analisis matriks EFE maka peluang yang dihadapi secara berturutturut dimulai dari yang terbesar antara lain 1) Pembeli utama merupakan anggota koperasi yang memiliki identitas ganda, 2) laju pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang semakin meningkat, 3) pembinaan dan pelatihan koperasi & UKM oleh pemerintah, 4) peningkatan konsumsi kedelai nasional dan 5) berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi. Sedangkan ancamannya secara berturut-turut dari ancaman terbesar adalah 1) persaingan harga di pasar kedelai, 2) harga kedelai berfluktuasi, 3) penyimpangan paradigma masyarakat Indonesia terhadap koperasi, 4) impor kedelai semakin meningkat, 5) importir kedelai memiliki kekuatan tawar menawar yang sangat kuat, serta 6) tidak ada hambatan masuk untuk pesaing baru. PRIMKOPTI Semarang Barat diharapkan dapat mensosialisasikan strategi dan program yang telah dirumuskan kepada seluruh komponen, serta perlu juga adanya komitmen dan konsistensi sehingga pada pelaksanaannya sebaiknya diikuti dengan evaluasi secara bertahap.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Primkopti, Identifikasi Lingkungan, Formulasi Strategi.
    Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
    Fakultas: Fakultas Ekonomi > Pendidikan Ekonomi, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 31 Oct 2011 00:20
    Last Modified: 31 Oct 2011 00:20

    Actions (login required)

    View Item