Lamating Kewan Pada Masyarakat Desa Sunggingsari Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung.

Restu Kurniawan , 2102407138 (2011) Lamating Kewan Pada Masyarakat Desa Sunggingsari Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Lamating Kewan Pada Masyarakat Desa Sunggingsari Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung.) - Submitted Version
Download (555Kb)

    Abstract

    Lamating kewan merupakan kepercayaan terhadap simbol-simbol kehidupan yang dihasilkan melalui tingkah laku hewan (kewan). Pada kepercayaan lamating kewan masyarakat mempercayai bahwa hewan mampu memberikan pertanda atau isyarat dalam kehidupan. Masyarakat Desa Sunggingsari masih eksis menggunakan kepercayaan lamating kewan sebagai salah satu cara untuk memperoleh hasil yang lebih baik dalam kehidupan. masyarakat juga ada yang menggunakannya sebagai tuntunan atau pedoman dalam kehidupan. Permasalahan yang akan diteliti berhubungan dengan lamating kewan yaitu: Simbol dan makna apa sajakah yang terdapat dalam kepercayaan lamating kewan pada masyarakat Jawa, khususnya bagi masyarakat Desa Sunggingsari. Fungsi apa sajakah yang terdapat dalam kepercayaan lamating kewan pada masyarakat Jawa, khususnya bagi masyarakat Desa Sunggingsari. Berdasarkan rumusan masalah di atas tujuan penelitian ini yaitu; 1) untuk mengungkap simbol-simbol dan makna kepercayaan lamating kewan pada masyarakat Jawa, khususnya masyarakat Desa Sunggingsari 2) .untuk mengungkap fungsi yang terdapat dalam kepercayaan lamating kewan pada masyarakat Jawa, khususnya masyarakat Desa Sunggingsari Landasan teori yang digunakan yaitu teori semiotik kultural. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik, dengan menggunakan pendekatan folklore. Pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data diperoleh dari beberapa informan yang dianggap memenuhi syarat klasifikasi. Sumber data berasal dari masyarakat Desa Sunggingsari. Setelah diproleh dari beberapa informan, selanjutnya data diolah dalam proses analisis data, yang kemudian diteruskan dengan pemaparan hasil analisis data. Hasil penelitian yang diperoleh menyebutkan bahwa di masyarakat Desa Sunggingsari masih mempercayai dan menggunakan kepercayaan lamating kewan dalam kehidupan sehari-hari. Kepercayaan ini dianggap merupakan wangsit atau pertanda dari Tuhan YME yang menggunakan perantara hewan. Pada kepercayaan lamating kewan terdapat simbol-simbol yang dihasilkan dari tingkah laku hewan yang kemudian dimaknai oleh masyarakat secara kolektif. Kepercayaan lamating kewan di dalamnya juga terdapat beberapa fungsi yaitu sebagai proyeksi atau pencerminan angan-angan, sebagai pengesahan pranata lembaga kebudayaan, sebagai alat pendidik anak, sebagai pengawas dan pemaksa agar norma masyarakat dipatuhi. Dari hasil penelitian saran yang dapat diberikan perlu kiranya dilestarikan keberadaan kepercayaan lamating kewan karena merupakan salah satu warisan budaya, khususnya budaya Jawa. Kepercayaan semacam ini merupakan warisan dari leluhur yang memiliki fungsi bagi kehidupan. Sudah menjadi kewajiban bagi generasi penerus untuk mengerti dan memahami ajaran-ajaran yang ada di dalamnya. Kebenaran dan kepastian dari setiap simbol dan makna yang dihasilkan dari kepercayaan lamating kewan kembali lagi kepada Tuhan YME dan masyarakat pendukungnya.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Lamating kewan, Desa Sunggingsari, Parakan, Temanggung
    Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BD Speculative Philosophy
    B Philosophy. Psychology. Religion > BJ Ethics
    P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania
    Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa (S1)
    Depositing User: eko handoyo perpustakaan
    Date Deposited: 28 Oct 2011 00:17
    Last Modified: 25 Apr 2015 02:21

    Actions (login required)

    View Item