Persepsi Siswi SMA Negeri 1 Welahan Dalam Mengenakan Jilbab

Tutik Wijayanti , 3401407089 (2011) Persepsi Siswi SMA Negeri 1 Welahan Dalam Mengenakan Jilbab. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Persepsi Siswi SMA Negeri 1 Welahan Dalam Mengenakan Jilbab) - Published Version
Download (1124Kb)

    Abstract

    Di SMA Negeri 1 Welahan, hampir semua siswinya mengenakan jilbab. Dengan banyaknya siswi yang mengenakan jilbab, tentu mereka punya persepsi yang berbeda-beda pula mengenai jilbab sesuai dengan yang mereka kenakan. Selain itu, mereka tentu mempunyai alasan tersendiri mengenai faktor-faktor yang menyebabkan mereka mengenakan jilbab karena di SMA Negeri 1 Welahan tidak ada aturan yang mewajibkan siswinya untuk mengenakan jilbab. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian kualitatif. Lokasi penelitian di SMA Negeri 1 Welahan. Fokus penelitian ini adalah persepsi siswi di SMA Negeri 1 Welahan dalam mengenakan jilbab dan juga mengenai faktor-faktor penyebab mengapa siswi di SMA Negeri 1 Welahan banyak yang mengenakan jilbab. Dokumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber tertulis yang berupa arsip dan dokumen resmi di SMA Negeri 1 Welahan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pedoman wawancara, dan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi siswi di SMA Negeri 1 Welahan pada umumnya sudah bagus dan sesuai dengan apa yang diajarkan oleh agama Islam, yaitu bahwa jilbab/busana muslimah yang baik adalah busana yang dapat menutupi aurat seorang muslimah. Namun demikian, teori dengan prakteknya tidak sepenuhnya sinkron karena siswi di SMA Negeri 1 Welahan meyakini jilbab yang mereka kenakan, akan tetapi keyakinan itu ada yang hanya di terapkan di sekolah saja, meskipun ada pula yang tetap konsisten mengenakannya saat di sekolah maupun di luar sekolah. Sedangkan faktor-faktor yang menyebabkan siswi mengenakan jilbab ada lima faktor. Faktor tersebut diantaranya adalah faktor dari lingkungan, kesadaran diri, dorongan dari guru, latar belakang keluarga, dan juga faktor mengikuti trend/mode. Dari kelima faktor tersebut, faktor yang paling dominan disebutkan informan sebagai alasan mengenakan jilbab adalah faktor dari lingkungan, terutama lingkungan di sekolah. Selain karena di sekolah mayoritas siswinya mengenakan jilbab, kegiatan yang bernuansa religi yang sering diadakan sekolah serta adanya dorongan dari guru di sekolah menjadikan siswi terdorong untuk mengenakan jilbab. Saran yang diajukan dalam penelitian ini sebagai berikut. 1) apabila siswi telah berniat mengenakan jilbab, sebaiknya jilbab yang dikenakannya sesuai dengan syariat agama dan dalam mengenakannya seharusnya dengan senang hati dan konsisten. 2) Setelah mengenakan jilbab dengan baik dan sesuai syariat agama, sebaiknya diimbangi dengan sikap dan perbuatan yang sesuai juga dengan ajaran agama. Dengan demikian, bukan hanya jilbabnya yang dijaga, akan tetapi perbuatannya juga dijaga, sehingga seseorang mampu mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat. 3) Karena banyak siswi yang belum mengetahui mengenai kriteria jilbab yang syar‟i, maka sebaiknya dilakukan sosialisasi oleh guru (terutama guru agama Islam) mengenai kriteria jilbab yang syar‟i dan juga mengenai manfaat berjilbab, sehingga dapat mendorong siswinya untuk memakai jilbab yang baik dan benar.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Persepsi Siswi, Mengenakan Jilbab
    Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
    Depositing User: budi santoso perpustakaan
    Date Deposited: 25 Oct 2011 00:21
    Last Modified: 25 Apr 2015 02:14

    Actions (login required)

    View Item