Studi Pembinaan Anak Jalanan di Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) Tunas Harapan Kota Semarang

Budi Santoso, 2009 (2009) Studi Pembinaan Anak Jalanan di Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) Tunas Harapan Kota Semarang. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Studi Pembinaan Anak Jalanan di Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) Tunas Harapan Kota Semarang) - Published Version
Download (19Kb)

    Abstract

    Budi Santoso,2009, “ Studi Pembinaan Anak Jalanan di Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) Tunas Harapan Kota Semarang” Skripsi Jurusan Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang. Dr. Achmad Rifai Rc,M.Pd , Dra Liliek Desmawati, M.Pd Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) bagaimanakah pembinaan anak jalanan di Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) Tunas Harapan (2) apa saja faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pembinaan anak jalanan di RPSA Tunas Harapan Kota Semarang. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendiskripsikan bagaimanakah pelaksanaan pembinaan anak jalanan di RPSA Tunas Harapan (2) untuk mendiskripsikan faktor pendukung dan penghanbat dalam pelaksanaan pembinaan anak jalanan di RPSA Tunas Harapan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatitif yang menggambarkan secara objektif suatu proses pembinaan anak jalanan serta faktor pendorong dan penghambat pembinaan anak jalanan. Lokasi penelitian adalah di RPSA Tunas Harapan Semarang. Subjek penelitian meliputi enam orang informan yaitu empat anak jalanan, satu pekerja sosial, satu pemimpin RPSA. pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi, dalam pengumpulan data dugunakan juga sumber-sumber non manusiawi berupa dokumen surat –surat, buku laporan ,catatan kasus, dan dokumen lainnya. Hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini, yakni didapatkanya gambaran pola pembinaan yang ada di RPSA yang meliputi materi pembinaan yang terdiri dari bimbingan fisik dan mental,bimbingan konseling,pembinaan melalui beasiswa sekolah dan pembinaan melalui pelatihan keterampilan.;kegiatan pelaksana pembinaan yang terbagi menjadi ketua RPSA,pegawai adminitrasi dan pekerja sosial;pihak-pihak yang melakukan pembinaan antara lain pemerintah,swasta dan LSM;sumber-sumber belajar pembinaan teridi dari dua sember belajar yaitu manusiawi yaitu pekerja social dan instruktur pelatihan,evaluasi dilakukan menurut program pembinaan yang didapat anak,dan yang terakhir hasil pembinaan berupa usaha warung makan,usaha tambal ban, kembali ke orang tua,. selain itu ditemukan faktor pendukung yaitu fasilitas yang cukup memadai dalam melaksanakan pembinaan,serta dukungan positif dari masayarakat maupun pemerintah.fakor penghambat meliputi (1) kurangnya pekerja sosial,serta kurangnya dana guna pelaksanaan pembinaan,(2) kurangnya kesadaran anak jalanan tentang pentingnya pembinaan bagi masa depannya. Saran dalam penelitian ini yaitu (1) diharapkan adanya kreatifitas pekerja sosial dalam pelaksanaan pembinaan anak jalanan dan peran aktif dari pihak-pihak terkait,(2) diharapkan anak jalanan mau berperan aktif dalam menjalankan pembinaan yang diterima.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah, S1
    H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah (S1)
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 12 Oct 2011 20:15
    Last Modified: 18 Oct 2011 22:44

    Actions (login required)

    View Item