PERSEPSI GURU NON PENJASORKES TERHADAP KINERJA GURU PENJASORKES SEKOLAH DASAR PADA DABIN II KECAMATAN GAJAHMUNGKUR KOTA SEMARANG

Joko Setiyono , 610190021 (2009) PERSEPSI GURU NON PENJASORKES TERHADAP KINERJA GURU PENJASORKES SEKOLAH DASAR PADA DABIN II KECAMATAN GAJAHMUNGKUR KOTA SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PERSEPSI GURU NON PENJASORKES TERHADAP KINERJA GURU PENJASORKES SEKOLAH DASAR PADA DABIN II KECAMATAN GAJAHMUNGKUR KOTA SEMARANG) - Published Version
Download (421Kb)

    Abstract

    Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah Bagaimana Persepsi Guru Non Penjasorkes Terhadap Kinerja Guru Penjasorkes Sekolah Dasar Pada Dabin II Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang Tahun 2009. Sedangkan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru mata pelajaran non penjasorkes terhadap kinerja guru penjasorkes dalam melaksanakan proses pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan di Sekolah Dasar Pada Dabin II Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang Tahun 2009. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan angket atau kuesioner untuk memperoleh informasi persepsi guru mata pelajaran non penjasorkes terhadap kinerja guru penjasorkes. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 311 guru yang berasal dari 30 Sekolah Dasar se-Kecamatan Gajahmungkur. Pengambilan sampel dengan teknik area sampling dan total sampling yaitu sebanyak 86 guru yang bersala dari 8 SD pada Dabin II Kecamatan Gajahmungkur Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif prosentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi guru mata pelajaran non penjasorkes terhadap kinerja guru penjasorkes Sekolah Dasar pada Dabin II Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang Tahun 2009 mempunyai persepsi dengan kriteria sangat baik sebanyak 80,16 %, kriteria kurang baik sebanyak 19,84 %, dan kriteria tidak baik adalah 0 %. Guru non penjasorkes memberikan persepsi bahwa guru penjasorkes telah memiliki beberapa kompetensi yang meliputi kompetensi kepribadian dengan kriteria baik sebanyak 92,06 %, kompetensi paedagogik dengan kriteria baik sebanyak 73,02 %, kompetensi profesional dengan kriteria baik sebanyak 69,05 %, dan kompetensi sosial dengan kriteria baik sebanyak 80,16 %. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa persepsi guru mata pelajaran non penjasorkes terhadap kinerja guru penjasorkes sekolah dasar pada Dabin II Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang Tahun 2009 menunjukkan kriteria baik . Dari hasil penelitian ini, penulis menyarankan adanya perhatian dari UPTD Pendidikan Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang, sekolah, guru, siswa dan orang tua serta masyarakat untuk lebih memperhatikan proses pembelajaran penjasorkes. Dan dalam rangka meningkatkan mutu penjasorkes di Sekolah Dasar pada Dabin II khususnya dan SD di Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang, disamping itu guru-guru penjasorkes harus lebih kreatif dalam proses pembelajaran penjasorkes sehingga tercapai tujuan pendidikan jasmani yaitu untuk membantu siswa untuk lebih meningkatkan kesegaran jasmani dan kesehatan melalui sikap sportif, serta kemampuan gerak dasar dan berbagai aktifitas jasmani.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: persepsi, guru, penjasorkes
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, S1
    Depositing User: S.Kom Heru Setyanto
    Date Deposited: 30 Sep 2011 04:00
    Last Modified: 25 Apr 2015 01:50

    Actions (login required)

    View Item