Perbedaan Pengaruh Metode Sintesis Murni Dan Sintesis Repetitif Terhadap pembelajaran Senam Indonesia Sehat (SIS) Pada Siswa Kelas 7 SMP Negeri 09 Salatiga Tahun Ajaran 2008/2009.

Rizkia Nur Annisa, 2009 (2009) Perbedaan Pengaruh Metode Sintesis Murni Dan Sintesis Repetitif Terhadap pembelajaran Senam Indonesia Sehat (SIS) Pada Siswa Kelas 7 SMP Negeri 09 Salatiga Tahun Ajaran 2008/2009. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Perbedaan Pengaruh Metode Sintesis Murni Dan Sintesis Repetitif Terhadap pembelajaran Senam Indonesia Sehat (SIS) Pada Siswa Kelas 7 SMP Negeri 09 Salatiga Tahun Ajaran 2008/2009.) - Published Version
Download (21Kb)

    Abstract

    Rizkia Nur Annisa. 2009. Perbedaan Pengaruh Metode Sintesis Murni Dan Sintesis Repetitif Terhadap pembelajaran Senam Indonesia Sehat (SIS) Pada Siswa Kelas 7 SMP Negeri 09 Salatiga Tahun Ajaran 2008/2009. Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan pengaruh antara mengajar dengan metode sintesis murni dan sintesis repetitif terhadap hasil belajar Senam Indonesia Sehat (SIS),manakah yang lebih baik antara metode bagian sintesis murni atau metode bagian sintesis repetitif terhadap hasil pembelajaran Senam Indonesia Sehat. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas 7 SMP Negeri 9 Salatiga tahun ajaran 2008/2009 sebanyak 100 siswa. Sampelnya 40 siswa diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan memberikan perlakuan terhadap dua kelompok eksperimen. Kelompok eksperimen 1 diberi perlakuan metode belajar senam SIS dengan menggunakan metode sintesis murni dan kelompok eksperimen 2 diberi perlakuan metode sintesis repetitif. Untuk perhitungan statistik digunakan pola M-S (matching by subject design) dengan analisa data menggunakan rumus t-test. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa tingkat probabilitas lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,033 dan 0,015. Hasil tersebut menunjukan adanya perbedaan yang signifikan pada rerata nilai post test antara kelompok metode bagian sintesis murni dan kelompok metode bagian sintesis repetitif. Perbedaan tersebut diperjelas dengan hasil analisis data yang diperoleh dari hasil penelitian antara hasil data pre test dan hasil data post test yaitu metode bagian sintesis murni sebesar 6452 atau 42% (sebagai kelompok pertama) sedangkan kelompok metode bagian sintesis repetitif sebesar 8971 atau 58% (sebagai kelompok kedua), artinya ada perbedaan rata-rata hasil test kedua kelompok eksperimen yang dibandingkan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode pembelajaran dengan menggunakan metode bagian sintesis repetitif lebih efektif dibandingkan dengan metode bagian sintesis murni dalam meningkatkan hasil belajar Senam Indonesia Sehat pada siswa kelas VII SMP Negeri 09 Salatiga. Saran yang dapat peneliti berikan adalah metode bagian sintesis repetitif dapat diterapkan dalam pembelajaran dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa,dan bagi siswa sebaiknya tidak hanya mempelajari satu jenis senam irama, tetapi lebih banyak mengikuti senam irama yang lain sesuai dengan perkembangan senam di Indonesia.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure
    Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, S1
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 29 Sep 2011 02:14
    Last Modified: 29 Sep 2011 02:14

    Actions (login required)

    View Item