Sistem Akuntansi Penerimaan Kas pada PR. Sukun Kretek Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus

Maria Ulfah, 7250306520 (2009) Sistem Akuntansi Penerimaan Kas pada PR. Sukun Kretek Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Sistem Akuntansi Penerimaan Kas pada PR. Sukun Kretek Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus) - Published Version
Download (799Kb)

    Abstract

    Kas dilihat dari sifatnya merupakan aktiva yang paling likuid, yaitu aktiva yang paling fleksibel seiring dengan transaksi yang dilakukan oleh perusahaan, baik dalam pihak ekstern maupun pihak intern. Karena sifatnya yang mudah untuk dipindahtangankan dan tidak dapat dibuktikan pemiliknya, maka kas mudah digelapkan, sehingga dapat dikatakan aktiva yang paling rawan untuk dimanipulasi. Dengan adanya sistem akuntansi penerimaan kas yang baik dapat meningkatkan efisiensi dalam operasi perusahaan dan pencapaian tujuan perusahaan, serta dapat menghindarkan kecurangan dan penyalahgunaan yang berhubungan dengan kas. Sumber penerimaan kas pada Sukun Kretek Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus berasal dari penjualan tunai dan piutang. Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana sistem akuntansi penerimaan kas dari penjualan tunai pada Sukun Kretek Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus? (2) Bagaimana sistem akuntansi penerimaan kas dari piutang pada Sukun Kretek Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus? Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui bagaimana sistem akuntansi penerimaan kas dari penjualan tunai pada Sukun Kretek Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus. (2) Untuk mengetahui bagaimana sistem akuntansi penerimaan kas dari piutang pada Sukun Kretek Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus. Obyek penelitian ini adalah Sukun Kretek Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus yang berada di Jl. Raya PR. Sukun, Gondosari, Gebog, Kudus 59354. Objek kajian dalam penelitian ini adalah sistem akuntansi penerimaan kas dari penjualan tunai dan piutang pada Sukun Kretek Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan metode deskriptif kualitataif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem akuntansi penerimaan kas baik dari penjualan tunai dan piutang pada Sukun Kretek Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus dalam pelaksanaannya melibatkan beberapa bagian yang terkait, yaitu bagian penjualan, bagian kas, bagian gudang, bagian akuntansi, bagian piutang, bagian penagihan. Dokumen yang digunakan yaitu DO (Delivery Order) atau Order Penyerahan Barang, Kontrak Penjualan, Faktur Penjualan Tunai, Slip Setor, Daftar Piutang Ditagih, Kartu Piutang, Bilyet Giro, Tanda Terima Pembayaran. Catatan akuntansi yang digunakan yaitu Jurnal Penjualan, Jurnal Penerimaan Kas, Kartu Gudang, Kartu Piutang, Buku Besar. Unsur Pengendalian intern yang diterapkan sudah adanya unsur organisasi yaitu pemisahan fungsi, sistem otorisasi dan prosedur pencatatan, serta praktik yang sehat. Bagan alir sistem sudah sesuai dengan prosedur yang dilaksanakan. Dapat ix disimpulkan bahwa sistem akuntansi penerimaan kas dari penjualan tunai dan piutang pada Sukun Kretek Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus telah dilaksanakan dengan baik, namun masih ada sedikit kelemahan yaitu, Sistem akuntansi penerimaan kas dari penjualan tunai untuk bagian penjualan merangkap menjadi dua bagian yaitu bagian penjualan dan bagian pengiriman, Sukun Kretek dalam menggunakan dokumen untuk penerimaan kas dari penjualan tunai tidak terdapat pita register kas hal ini menyebabkan kemungkinan sulit untuk mengetahui jenis barang yang telah dibayar oleh pelanggan, dalam akuntansi penerimaan kas dari penjualan tunai hanya menggunakan faktur penjualan tunai sebagai bukti adanya transaksi penjualan tunai tanpa ada bukti pendukung yang lain, pita register kas berfungsi sebagai dokumen pendukung dari transaksi penjualan tunai yang penyerahannya disertakan dengan faktur penjualan tunai, di Sukun Kretek ini bagian kas bertugas sebagai pemegang uang kas sekaligus pemegang dokumen-dokumen transaksi, sedangkan bagian akuntansi yang bertugas menyimpan dan merekap dokumen-dokumen transaksi harus meminta pada bagian kas hal ini memungkinkan terjadinya penyelewengan dana kas yang dapat merugikan pihak perusahaan dikarenakan kerancuan sistem antara bagian kas dan bagian akuntansi, tidak adanya badan pemeriksa kas yang dilakukan secara mendadak atau secara periodik. Saran yang dapat diberikan adalah Seharusnya ada pemisahan fungsi penjualan dengan fungsi pengiriman pada sistem akuntansi penerimaan kas pada Sukun Kretek Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus agar tidak terjadi perangkapan fungsi dengan fungsi gudang, sehingga penyalahgunaan kas dapat dihindari; seharusnya fungsi kas hanya menyimpan uang kas dan fungsi akuntansi menyimpan dan merekap dokumen-dokumen transaksi, sehingga penyalahgunaan kas dapat dihindari; sebaiknya ada badan pemeriksa kas yang dilakukan secara mendadak dan periodik agar tidak terjadi adanya penggelapan dana kas.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Sistem, Akuntansi, Penerimaan, Kas, Penjualan Tunai, Piutang.
    Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
    Fakultas: Fakultas Ekonomi > Akuntansi, D3
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 18 Mar 2011 01:44
    Last Modified: 24 Apr 2015 23:52

    Actions (login required)

    View Item