Perkembangan Tradisi Sedekah Laut Di Kelurahan Sugih Waras kabupaten Pemalang 1980-2005

Umi Kulsum , 3150402014 (2006) Perkembangan Tradisi Sedekah Laut Di Kelurahan Sugih Waras kabupaten Pemalang 1980-2005. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Perkembangan Tradisi Sedekah Laut Di Kelurahan Sugih Waras kabupaten Pemalang 1980-2005) - Published Version
Download (15Kb)

    Abstract

    Umi Kulsum. 2006. Perkembangan Tradisi Sedekah Laut Di Kelurahan Sugih Waras kabupaten Pemalang 1980-2005. Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang. 82 halaman Kata Kunci : Perkembangan, Tradisi Sedekah Laut. Tradisi sedekah laut merupakan salah satu hasil kebudayaan Indonesia, Kelurahan Sugih Waras adalah salah satu daerah yang mempunyai Tradisi Sedekah Laut tersebut. Tradisi ini sudah berlangsung sejak dahulu, Tradisi sedekah laut yaitu membuang sesaji ke laut dengan maksud memberikan makan kepada yang mbaurekso atau penguasa laut, tradisi ini mengalami perkembangan dari tahun-ketahun. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini ialah : (1) Bagaimanakah perkembangan Tradisi Sedekah Laut di Kelurahan Sugih Waras, Kabupaten Pemalang tahun 1980-2005. (2) Mengapa Tradisi Sedekah Laut masih berlangsung meskipun masyarakat telah mengalami tradisi profan. (3) Bagaimanakah pengaruh Tradisi Sedekah Laut terhadap kehidupan sosial budaya masyarakat di kelurahan Sugih Waras, Kabupaten Pemalang. Penelitian ini bertujuan yaitu : (1) Untuk mendeskripsikan dan menganalisis perkembangan Tradisi Sedekah Laut di Kelurahan Sugih Waras, Kabupaten Pemalang. (2) Untuk mengetahui mengapa Tradisi Sedekah Laut masih berlangsung meskipun masyarakat mengalami tradisi profan. (3) Untuk menganalisis pengaruh Tradisi Sedekah Laut terhadap kehidupan masyarakat Kelurahan Sugih Waras, Kabupaten Pemalang. Ruang lingkup penelitian ini mencakup ruang lingkup spasial dan temporal. Lingkup spasial berkaitan dengan daerah yang diteliti yaitu Kelurahan Sugih Waras. Lingkup temporal yaitu berkaitan dengan batas waktu penelitian, dalam penelitian ini waktu yang dimaksud adalah 1980-2005. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah, dengan beberapa tahap yaitu : Heuristik (mencari dan mengumpulkan jejak-jejak peristiwa pekembangan Tradisi Sedekah Laut). Kritik sumber yaitu dengan kritik ekstern dan kritik intern. Interpretasi (menghubungkan satu fakta dengan fakta lain). Historiografi (penulisan cerita sejarah), sedangkan yang menjadi sumber dalam penelitian ini adalah kepustakaan dan wawancara terhadap nelayan Sugih Waras. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa : (1) Masyarakat nelayan di Kelurahan Sugih Waras mempunyai tradisi yaitu Sedekah Laut. Tradisi ini pada mulanya dipelihara masyarakat Sugih Waras, namun dalam perkembangannya tradisi ini menjadi milik masyarakat Pemalang. (2) Tradisi Sedekah Laut masih berlangsung meskipun masyarakat telah mengalami tradisi profan karena masyarakat nelayan Sugih Waras beranggapan pelaksanaan Tradisi Sedekah Laut merupakan suatu kewajiban dan yang harus dilakukan, adanya perasaan takut apabila tidak dilaksanakan tradisi tersebut maka akan dikhawatirkan terjadi bencana dan hasil ikan pun berkurang, (3) Pengaruh Tradisi Sedekah Laut terhadap kehidupan sosial budaya masyarakat Sugih Waras yaitu kehidupan sosial masyarakat menjadi erat ditandai dengan adanya gotong royong dan saling membantu antar nelayan, adanya solidaritas yang tinggi, dalam kehidupan budaya masyarakat Sugih Waras telah mematuhi norma-norma sosial budaya yang ada dalam masyarakat.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Perkembangan, Tradisi Sedekah Laut.
    Subjects: D History General and Old World > DS Asia
    H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Ilmu Sejarah, S1
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 26 Sep 2011 02:16
    Last Modified: 26 Sep 2011 02:16

    Actions (login required)

    View Item