Perkembangan Pers Dalam Kaitannya Dengan Perkembangan Politik Di Semarang Tahun 1912-1930.

Saydah Akla , 3101402025 (2007) Perkembangan Pers Dalam Kaitannya Dengan Perkembangan Politik Di Semarang Tahun 1912-1930. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Perkembangan Pers Dalam Kaitannya Dengan Perkembangan Politik Di Semarang Tahun 1912-1930.) - Published Version
Download (16Kb)

    Abstract

    Saydah Akla, 3101402025, 2007. Perkembangan Pers Dalam Kaitannya Dengan Perkembangan Politik Di Semarang Tahun 1912-1930. Jurusan Sejarah. Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Negeri Semarang. 116 + halaman depan. Kata Kunci: Perkembangan, Pers, Politik. Perkembangan pers berjalan sejajar dengan ekspansi yang dilakukan oleh Belanda. Pers mulai berkembang menjadi sarana organisasi sejalan dengan derap pergerakan kebangsaan di Indonesia. Semarang merupakan kota kehidupan politik yang penting, dimana kegiatan politik yang ada memberi warna wajah pada surat kabar, baik surat kabar belanda, Melayu-Tionghoa, maupun surat kabar pribumi. Pers menjalankan fungsinya sebagai media politik yaitu menyiarkan berita politik, melakukan propaganda dengan melayani politik tertentu, melakukan kritik dan kontrol terhadap kebijakan pemerintah. Berdasarkan latar belakang tersebut maka disusunlah skripsi yang berjudul “Perkembangan Pers Dalam Kaitannya Dengan Perkembangan Politik Di Kota Semarang tahun 1912-1930”. Permasalahan yang dikaji dalam skripsi ini adalah bagaimana perkembangan pers di Semarang antara tahun 1912-1930, bagaimana kebijakan pers yang dibuat oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1912-1930, serta bagaimana perkembangan pers dalam kaitannya dengan perkembangan politik di Semarang tahun 1912-1930? Adapun tujuan dari penelitian skripsi ini adalah untuk mengetahui bagaimana perkembangan pers di Semarang, mengetahui kebijakan pers yang dibuat oleh pemerintah kolonial Belanda, dan untuk mengetahui perkembangan pers dalam kaitannya dengan perkembangan politik di Semarang pada tahun 1912-1930. Lokasi penelitian skripsi ini dilakukan di kota Semarang dengan batasan waktu antaa 1912-1930. Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian skripsi ini adalah Metode Sejarah (Historical Method), dimana penulis melakukan langkah-langkah sebagai berikut: (1) heuristik, (2) melakukan kritik sumber, (3) melakukan interpretasi, dan (4) penulis melakukan pengkajian dalam bentuk karya sejarah yang disusun secara kronologis dan tematis (Historiografi). Dari penelitian ini diperoleh hasil sebagai berikut, pers mula-mula muncul dikota-kota besar seperti Batavia, Surabaya, dan Semarang. Semarang menjadi salah satu kota berkembangnya berbagai surat kabar, dimana pada awal pertumbuhannya merupakan surat kabar yang mendukung kegiatan perdagangan. Kesadaran berpolitik yang lahir dengan munculnya organisasi-organisasi pribumi berhaluan politik membawa perkembangan pers yang juga secara tegas berpolitik dengan melayani kepentingan organisasi politik tertentu. Pemerintah mulai membuat kebijakan mengenai pers, seiring dengan tumbuhnya surat kabar. Kebijakan tersebut dilengkapi dengan pasal-pasal bersifat karet untuk menjerat kaum pergerakan yang dianggap melanggar undang-undang pers. Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan, bahwa lahirnya kesadaran politik akhir 1912 yang ditandai dengan muculnya organisasi pribumi yang secara tegas berpolitik seperti IP dan SI, mendorong pertumbuhan pers sebagai media organisasi dalam melakukan kegiatan politik.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Perkembangan, Pers, Politik.
    Subjects: D History General and Old World > D History (General) > D501 World War I
    D History General and Old World > DS Asia
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Ilmu Sejarah, S1
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 26 Sep 2011 02:08
    Last Modified: 26 Sep 2011 02:08

    Actions (login required)

    View Item