“Tinjauan Geografi Ekonomi terhadap Volume Penjualan Industri Syrup (Studi Kasus PT. Kartika Polaswasti Mahardhika Di Desa Gubug Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan).

Ummu Halimah, 3214000001 (2005) “Tinjauan Geografi Ekonomi terhadap Volume Penjualan Industri Syrup (Studi Kasus PT. Kartika Polaswasti Mahardhika Di Desa Gubug Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (“Tinjauan Geografi Ekonomi terhadap Volume Penjualan Industri Syrup (Studi Kasus PT. Kartika Polaswasti Mahardhika Di Desa Gubug Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan).) - Published Version
Download (452Kb)

    Abstract

    PT. Kartika Polaswasti Mahardhika yang berada di Desa Gubug Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan merupakan perusahaan syrup yang ada di gubug yang berkembang dengan baik. Faktor apakah yang mendorong perusahaan tersebut dapat berkembang? Melalui penelitian ini dilakukan tinjauan geografi ekonomi berkaitan dengan perkembangan volume penjualan perusahaan tersebut. Permasalahan yang akan diungkap yaitu seberapa jauh peranan lokasi, bahan mentah, tenaga kerja dan pemasaran dalam mendukung perkembangan volume penjualan PT. Kartika Polaswasti Mahardhika? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh peranan lokasi, bahan mentah, tenaga kerja dan pemasaran dalam mendukung perkembangan volume penjualan PT. Kartika Polaswasti Mahardhika. Objek penelitian ini adalah Industri Syrup PT. Kartika Polaswasti Mahardhika. Variabel yang diteliti yaitu: bahan baku, tenaga kerja, pemasaran dan lokasi sebagai variabel bebas dan volume penjualan sebagai variabel terikat. Data diambil menggunakan metode observasi dan wawancara. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif eksplorasi, deskripsi kualitatif dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan baku secara signifikan mempunyai peranan yang mendukung perkembangan volume penjualan PT. Kartika Polaswasti Mahardhika. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis regresi antara biaya bahan baku dengan volume penjualan diperoleh thitung 7,051 dengan probabilitas 0,002 < α = 0,05. Bahan baku mempunyai hubungan yang sangat kuat dalam mendukung perkembangan volume penjualan perusahaan yang mencapai 30,66%%. Bahan baku merupakan bahan utama untuk proses produksi. Tanpa adanya bahan baku maka proses produksi akan berhenti dan perusahaan mengalami kerugian. Tenaga kerja yang digunakan secara finansial menguntungkan perusahaan, sebab upah tenaga kerja untuk daerah Gubug tidak terlalu tinggi. Tenaga kerja merupakan sumber daya manusia yang sangat menentukan proses berlangsungnya perusahaan. Dengan peningkatan jumlah tenaga kerja ternyata berpengaruh terhadap peningkatan volume penjualan. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis regresi antara jumlah tenaga kerja dengan volume penjualan yan diperoleh thitung sebesar 7,073 dengan probabilitas 0,002 < α = 0,05. Tenaga kerja dalam mendukung perkembangan volume penjualan perusahaan sebesar 30,66%. Pemasaran mempunyai peranan yang penting dalam mendukung perkembangan volume penjualan PT. Kartika Polaswasti Mahardhika di Desa Gubug Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan, sebab dengan adanya perluasan pemasaran secara langsung akan meningkatkan volume penjualan. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis regresi antara biaya pemasaran dan volume penjualan yang diperoleh thitung sebesar 19,142 dengan probabilitas 0,000 < 0,05. Besarnya kontribusi pemasaran ini mencapai 32,75%. Lokasi PT. Kartika Polaswasti Mahardhika di Desa Gubug Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan cukup strategis yaitu terletak di dekat jalan raya yang menghubungkan kota Semarang dan Purwodadi. Berdasarkan hasil analisis perbandingan antara biaya transportasi, biaya produksi dan volume penjualan menunjukkan bahwa dari tahun 1998-2003, perusahaan tersebut mengalami keuntungan. Peranan lokasi terhadap volume penjualan mencapai 5,93%. Pemasaran mempunyai andil yang besar dalam memajukan perusahaan, oleh karena itu memperluas daerah pemasaran dengan mengenalkan produk lewat media cetak maupun media elektronik. Bahan baku mempunyai peranan yang penting dalam memajukan perusahaan, oleh karena itu pihak perusahaan hendaknya lebih menjaga kualitas bahan baku, sehingga produk yang dihasilkan lebih disukai masyarakat. Ditinjau dari tenaga kerja yang digunakan, perlu menambah tenaga kerja khusus bidang pengawasan mutu produksi yang berasal dari lulusan teknik pangan, sehingga diharapkan mampu menaikkan tingkat kesukaan masyarakat dan akhirnya volume penjualan dapat lebih meningkat. Interaksi antara manusia satu dengan kelompok manusia lain sebagai produsen dan konsumen beserta barang- barang yang diperlukan, menunjukkan adanya gerakan (movement). Nilai gravitasi dan interaksi keruangan diantara dua region, yaitu antara lokasi perusahaan syrup PT. Kartika Polaswasti Mahardhika di desa Gubug dengan lokasi pemasaran produk syrup PT. Kartika Polaswasti Mahardhika didapatkan bahwa nilai interaksi paling tinggi di Kota Kudus (I=2,89) Dikarenakan kota Kudus mempunyai lokasi yang sangat strategis sekaligus sebagai kota pusat industri.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Geografi Ekonomi, Volume Penjualan
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi, S1
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 28 Mar 2011 02:38
    Last Modified: 25 Apr 2015 00:00

    Actions (login required)

    View Item