ANALISIS TINGKAT KEBANGKRUTAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN TEXTILE DAN GARMENT GO-PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA

Hambang Argani , 3352405601 (2010) ANALISIS TINGKAT KEBANGKRUTAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN TEXTILE DAN GARMENT GO-PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (ANALISIS TINGKAT KEBANGKRUTAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN TEXTILE DAN GARMENT GO-PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA) - Published Version
Download (557Kb)

    Abstract

    Perusahaan merupakan organisasi yang mencari keuntungan sebagai tujuan utamanya walaupun tidak menutup kemungkinan mengharapkan kemakmuran sebagai tujuan lainnya maka pihak manajemen harus dapat melakukan pengendalian terhadap kegiatan operasional terutama yang berkaitan dengan keuangan perusahaan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan analisis prediksi kebangkrutan. Kemudian prediksi kebangkrutan tersebut dapat digunakan untuk mengetahui ataupun memberikan informasi tentang return saham apakah berpengaruh atau tidak. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana prediksi kebangkrutan perusahaan tektile dan garment dan bagaimana pengaruhnya kebangkrutan terhadap return saham pada perusahaan tektile dan garment di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prediksi kebangkrutan perusahaan textile dan garment dan untuk menganalisis pengaruh antara kebangkrutan perusahaan terhadap return saham pada perusahaan tektile dan garment di Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang bergerak pada industri textile dan garment go-public di Bursa Efek Indonesia periode 2005 sampai periode 2007 hingga saat ini berjumlah 23 perusahaan, namun menurut hasil klasifikasi tersebut ternyata hanya ada 17 perusahaan yang memenuhi kriteria. Data yang digunakan antara lain berupa gambaran umum perusahaan atau profil perusahaan, laporan keuangan perusahaan yang meliputi neraca dan laporan laba rugi selama tahun 2005 sampai periode 2007. Variabel terikat (Y) dalam penelitian ini adalah return saham. Sedangkan variabel bebas (X) dalam penelitian ini adalah nilai Z-Score. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi. Metode analisis datanya adalah analisis rasio Z-Score Altman, Z-score Foster, dan analisis statistik. Pengolahan data menggunakan program SPSS (Statistical Product and Service Solution) for windows versi 16.00. Dari perhitungan rasio keuangan Z-Score Altman maupun Z-Score Foster pada tahun 2005 sampai tahun 2007 diperoleh nilai Z-Score yang masih rendah di bawah nilai 1,20 untuk Z-Score Altman dan untuk Z-Score Foster di bawah 6,40 sehingga sebagian besar perusahaan textile dan garment di Bursa Efek Indonesia masuk dalam kategori perusahaan yang bangkrut. Dari hasil analisis diperoleh nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,025 atau 2,5% untuk Model Altman dan 0,005 atau 0,5% untuk Model Foster. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa return saham dapat dipengaruhi oleh nilai Z-Score namun masih banyak variabel yang dapat mempengaruhi return saham selain variabel nilai Z-Score. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitiaan ini adalah return saham dapat dipengaruhi oleh nilai Z-Score namun masih banyak variabel yang dapat mempengaruhi return saham selain variabel nilai Z-Score. Saran dalam penelitian ini adalah manajemen perlu berhati-hati dalam mengelola dan menjalankan operasi perusahaan dengan melakukan tindakan perbaikan kinerja perusahaan guna menghindari gangguan terhadap kelangsungan usahanya, investor sebaiknya berhati-hati dalam membeli saham perusahaan textile dan garment yang masuk kategori bangkrut.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Kebangkrutan, Z-Score, Return Saham
    Subjects: H Social Sciences > HF Commerce
    Fakultas: Fakultas Ekonomi > Manajemen, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 25 Aug 2011 03:04
    Last Modified: 25 Apr 2015 01:20

    Actions (login required)

    View Item