Analisis Pembebanan Biaya Overhead Dengan Menggunakan Pendekatan Activity Based Costing pada PT. Industri Sandang Nusantara Unit Patal Secang.

Sri Widiyati, 3364990132 (2005) Analisis Pembebanan Biaya Overhead Dengan Menggunakan Pendekatan Activity Based Costing pada PT. Industri Sandang Nusantara Unit Patal Secang. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Analisis Pembebanan Biaya Overhead Dengan Menggunakan Pendekatan Activity Based Costing pada PT. Industri Sandang Nusantara Unit Patal Secang.) - Published Version
Download (67Kb)

    Abstract

    Biaya Overhead, Activity Based Costing Seiring dengan perkembangan tehnologi dalam bidang produksi telah menyebabkan perubahan besar dalam struktur biaya perusahaan. Kandungan biaya bahan baku dan tenaga kerja cenderung berkurang sedangkan biaya overhead bertambah besar. Biaya overhead adalah semua biaya yang terdapat serta terjadi dilingkungan pabrik tetapi tidak secara langsung berhubungan dengan kegiatan proses produksi yaitu mengubah bahan baku menjadi barang lain yang nantinya akan dijual, ditambah biaya non produksi yang dikeluarkan untuk keperluan produk (Totok Budisantoso, 2000:292). Berbeda dengan biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung yang mcmiliki hubungan masukan-keluaran yang secara fisik dapat diamati sehingga memungkinkan menggunakan penelusuran langsung atau pendorong yang sangat akurat, didalam biaya overead tidak terdapat kondisi seperti diatas. Pembebanan biaya overhead yang memeungkinkan tidak terjadi kesenjangan adalah pembebanan dengan menggunakan metode Activity Based Costing Berdasarkan konteks diatas maka permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah sejauh mana tingkat kesenjangan yang disebabkan oleh penggunaan sistem tradisional dengan sistem Activity Based Costing pada PT. Industri Sandang Nusantara Unit Patal Secang. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis tingkat kesenjangan. Penelitian ini dilaksanakan pada PT. Industri Sandang Nusantara Unit Patal Secang dengan mengambil populasi seluruh produksi yang meliputi Catton 30 / 1, Rayon 30 I I dan Rayon 40 / I. Variabel dalam penelitian ini adalah biaya overhead pabrik. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kualitasif. Dan hasil penelitian metode yang digunakan oleh PT. Industri Sandang Nusantara Unit Patal Secang terkatagori sebagai metode tradisional karena PT. Industri Sandang Nusantara Unit Patal Secang hanya menggunakan jam mesin sebagai cost driver tunggal. Metode ini akan menyebabkan terjadinya kesenjangan biaya karena pada kenyataannya tidak semua biaya overhead terkait langsung dengan jam mesin. Berbeda dengan metode tradisional metode Activity Based Costing menggunakan cost driver berupa cost driver unit maupun non unit yang penggunaannya ditelusuri hubungan sebab akibatnya sehingga metode ini menghasilkan biaya yang akurat. Berdasarkan dari pengujian T test terdapat perbedaan biaya overhead yang dibebenkan dengan menggunakan metode yang digunakan oleh PT. Industri Sandang Nusantana dengan metode Activity Based Costing. Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulakan bahwa metode yang digunakan oleh PT. Industri Sandang Nusantara Unit Patal secang menghasilkan biaya yang tidak akurat sedangkan metode Activity Based Costing menghasilkan biaya yang akurat sehingga memungkinkan ketepatan menejer dalam mengambil keputusan mengenai harga jual. Saran dalam penelitian ini adalah ketidak akuratan biaya overhead yang dibebankan dengan menggunakan metode tradisional perlu ditindaklanjuti dengan mempertimbangkan penggunaan metode Activity Based Costing.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Biaya Overhead, Activity Based Costing
    Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
    Fakultas: Fakultas Ekonomi > Pendidikan Ekonomi, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 24 Aug 2011 21:12
    Last Modified: 24 Aug 2011 21:14

    Actions (login required)

    View Item